Dihadiri Ratusan Mahasiswa, Konjen Australia Beri Kuliah Umum di Unsulbar

Konjen Australia Richard Matthews beserta ibu berpose saat setelah memberikan kuliah umum di Aula Hotel Villa Bogor, Leppe Majene

Jurnalis : Rahma Khaerati

Editor : Abdul Majid

Unsulbar News, Majene : Universitas Sulawesi Barat  (Unsulbar) menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “ Hubungan Indonesia-Australia dalam bidang ekonomi, pendidikan dan Kebudayaan “di Aula Hotel Villa Bogor Leppe, Majene pada Rabu, 19 Juli 2017.

Menghadirkan Richard Mathews, Konsulat Jenderal (Konsul) Australia wilayah Makassar, Indonesia, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Unsulbar Dr. Ir. H. Akhsan Djalaluddin, MS

Kuliah umum yang dimulai pukul 08.30 Wita diawali dengan sambutan sesepuh dewan pendiri Unsulbar, Dr.H. Rahmat Hasanuddin, M.Si.  dalam sambutannya, Dr. H. Rahmat Hasanuddin,M.Si mengemukakan Sejarah terbentuknya Provinsi Sulawesi Barat yang dahulu adalah bagian dari Sulawesi Selatan serta terbentuknya Unsulbar yang Kini telah menjadi State University. Sebab menurutnya, mekarnya Provinsi tanpa sebuah program Pendidikan Tinggi bukanlah sebuah Solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Maka kita susah berkembang kalau tidak di support oleh SDM yang berkualitas, juga kita patut memiliki mimpi-mimpi yang besar sebagai tujuan dan tantangan bagi kita” tegas Lelaki parubaya yang juga tokoh pembentukan provinsi Sulawesi Barat.

Rektor Unsulbar, Bapak Dr. Ir. H. Akhsan Djalaluddin, MS saat membuka acara Kuliah Umum secara resmi juga mengungkapkan gambaran yang sama tentang perjuangan Unsulbar menjadi sebuah universitas negeri di Sulawesi Barat serta keadaan Unsulbar saat ini pada para hadirin.

Kuliah umum yang dibawakan oleh Konjen Australia ini berlangsung meriah dan memberikan banyak informasi penting serta pengetahuan baru bagi mahasiswa Unsulbar. Terlihat dari antusias peserta kuliah umum dalam sesi tanya jawab antara mahasiswa dengan pemateri. Richard Mathews mengatakan  bahwa Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat  adalah lokasi yang paling strategis dan cukup dekat dengan wilayah Australia. Selain itu beliau memaparkan untuk  bidang pendidikan, Pemerintah Australia menyediakan 300 paket beasiswa S-2 dan S-3 setiap tahunnya untuk Warga Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah di Australia, ada pula program lain seperti Kursus Jangka pendek, Sustainable Development. 

Usai memberikan Kuliah Umum,  Konjen Australia dan rektor  saling bertukar cinderamata, dan keduanya melanjutkan agenda berkunjung ke  lokasi pembangunan Kampus baru Unsulbar.

Selain rektor dan sesepuh dewan pendiri Unsulbar, kuliah umum juga dihadiri oleh Wakil Rektor II H. Anwar Sulili, Wakil ketua DPRD Sulbar H.Harun,Ketua International Office Unsulbar Muhammad Nasir Badu,PhD,  para dekan, dosen, dan para staf dan KTU lingkup Unsulbar.

Baca : Tutup Expo Kewirausahaan Unsulbar, Konjen Australia Puji Produk Mahasiswa

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok