
Sesi foto bersama peserta dan panitia setelah pelantikan. Sumber Foto: Dokumentasi Panitia.
Penulis: Lionar Septy
Unsulbar News, Majene – Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan pengaderan resmi bertajuk BLOKADE (Belajar, Organisasi, Kepemimpinan, Akademik, dan Empati). Kegiatan selama tiga hari ini dilaksanakan di Lapangan Tande pada, Jumat-Minggu (16-18/10/2026).
Tahun ini, BLOKADE mengusung tema “Developing Leadership Qualities and Critical Thinking Skills” (Mengembangkan Kualitas Kepemimpinan dan Kemampuan Berpikir Kritis). Melalui tema tersebut, peserta diharapkan tidak hanya unggul dalam pengetahuan akademik, tetapi juga mampu mengambil keputusan, bekerja sama, dan menganalisis masalah secara logis dan bertanggung jawab.
Sasaran utama kegiatan tahunan ini adalah seluruh mahasiswa baru Program Studi Hubungan Internasional, serta mahasiswa angkatan atas yang belum sempat mengikuti BLOKADE pada tahun sebelumnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, panitia menyuguhkan rangkaian kegiatan terstruktur untuk membangun karakter mahasiswa. Rangkaian tersebut meliputi pemberian materi kepemimpinan, sesi diskusi keorganisasian, hingga permainan (games) edukatif untuk meningkatkan rasa percaya diri dan memupuk empati antarsesama.
Ketua Panitia BLOKADE menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta selama mengikuti seluruh rangkaian pengaderan.
“Saya sangat mengapresiasi semangat dan komitmen seluruh peserta. Setelah proses ini selesai, harapan saya kita tidak hanya menjadi bagian dari HIMAHI secara administratif, melainkan benar-benar memiliki rasa kepemilikan, loyalitas, dan komitmen nyata,” ujarnya.
Melalui pengaderan ini, HIMAHI Unsulbar berharap peserta memiliki karakter kepemimpinan yang kuat serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai persoalan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
BLOKADE 2026 menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru untuk berproses dalam organisasi sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap HIMAHI. Dengan materi, diskusi, dan permainan edukatif yang dirangkai selama tiga hari, kegiatan ini diharapkan melahirkan kader yang berkarakter, kritis, dan siap berkontribusi bagi kampus dan masyarakat.
Editor: Nurzahira

