Siswa SMP Negeri 3 Majene Raih Juara 1 Olimpiade IPA SPECTRA 2026

Foto bersama para juara Olimpiade IPA SPECTRA 2026. Sumber foto: Unsulbar NewsAndri Irawan

Penulis: Andri Irawan

Unsulbar News, Majene – Dua siswa SMP Negeri 3 Majene, Nashwa Hafizah Basta (14) dan Rifqi Dwi Bayuaji (13), berhasil meraih juara pertama dalam Olimpiade IPA SPECTRA 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA (HIMAIPA) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) di Aula Teater Gedung A Unsulbar, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Mengembangkan Potensi Sains untuk Mewujudkan Generasi Sulawesi Barat yang Unggul dan Berdaya Saing” dan diikuti 44 peserta dari 22 tim.

Nashwa mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut bertujuan untuk menambah prestasi agar dapat masuk ke SMA impiannya. Ia juga ingin mengembangkan bakatnya karena menyukai kompetisi bergengsi. Sementara itu, Rifqi mengikuti olimpiade untuk menambah pengalaman di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), yang merupakan salah satu mata pelajaran favoritnya.

Dalam mempersiapkan diri mengikuti perlombaan, keduanya mengungkapkan bahwa orang tua menjadi pihak yang paling mendukung mereka.

Olimpiade IPA SPECTRA 2026 berlangsung melalui tiga tahap, yakni babak penyisihan, semifinal, dan final. Nashwa dan Rifqi mengaku sempat merasa ragu setelah berada di peringkat ketujuh pada babak penyisihan.

Namun, pada babak semifinal, keduanya berhasil memperoleh 90 poin. Kepercayaan diri mereka kembali meningkat saat memasuki babak final dan memperoleh 800 poin hingga akhirnya berhasil meraih juara pertama.

“Menang gak heran, kalah gak mungkin,” ujar keduanya.

Setelah meraih kemenangan, Nashwa dan Rifqi berharap soal-soal yang diberikan pada Olimpiade IPA SPECTRA berikutnya dapat dibuat lebih sulit agar peserta memperoleh tantangan yang lebih besar.

Ketua Program Studi Pendidikan IPA Unsulbar, Dr Nurhikma Ramadhana, S Pd M Pd menilai penampilan para peserta sangat mengesankan. Menurutnya, siswa tingkat SMP mampu menunjukkan kemampuan serta menghasilkan gagasan yang luar biasa dalam bidang sains.

Ia menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan kompetensi pengetahuan serta kemampuan peserta dalam menjawab soal secara tepat dan benar. Ia juga menilai pelaksanaan olimpiade sesuai dengan ekspektasinya karena peserta mampu menyelesaikan soal-soal dari babak penyisihan hingga final dengan baik.

“Saya sangat-sangat terkesima karena setingkat SMP, tetapi jawabannya betul-betul sangat memukau dan kebanyakan tepat. Sangat keren,” ujarnya.

Keberhasilan Nashwa dan Rifqi menjadi juara pertama menutup rangkaian perjuangan mereka dalam Olimpiade IPA SPECTRA 2026. Keduanya berharap kompetisi serupa dapat terus diselenggarakan dengan tantangan yang lebih besar bagi para peserta pada kesempatan berikutnya.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok