
Foto bersama Tim HOLOPAPER usai meraih juara harapan 2 dalam kompetisi HOLOGY 9.0 kategori IoT Innovation Proposal di Universitas Brawijaya.
Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi
Penulis: Andri Irawan
Unsulbar News, Majene – Tiga mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) meraih Juara Harapan II pada cabang lomba Holopaper dalam ajang Hology 9.0 yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya pada, Sabtu (3/10/2026).
Ketiga mahasiswa angkatan 2023 tersebut adalah Wanti, Deananda, dan Abdul Rajab. Mereka mengikuti cabang Holopaper yang berfokus pada penyusunan karya ilmiah berbasis inovasi teknologi.
Hology 9.0 merupakan ajang kompetisi di bidang teknologi dan informatika yang menghadirkan sejumlah cabang lomba, di antaranya Holobiz, Holohack, Hologame, Holox, Holodev, dan Holopaper. Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember, BINUS University, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Brawijaya.
Salah satu anggota tim menjelaskan bahwa mereka memilih Holopaper karena tertarik mengembangkan solusi berbasis riset yang dapat diterapkan untuk menjawab permasalahan di masyarakat.
“Alasan kami mengikuti Holopaper ini karena kami lebih tertarik pada bagaimana membangun solusi berbasis riset yang matang dan mendalam, serta tentunya bisa diterapkan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Dalam kompetisi tersebut, tim Unsulbar menyusun proposal inovasi berbasis Internet of Things (IoT) sesuai tema yang diusung Hology 9.0. Gagasan yang mereka kembangkan ditujukan untuk menyelesaikan permasalahan nyata melalui pemanfaatan teknologi.
Tim mengaku senang dan bersyukur atas pencapaian tersebut. Mereka sempat merasa minder saat melihat prototipe tim lain yang dinilai lebih matang. Namun, pengumuman kemenangan menjadi pengalaman yang membanggakan setelah melalui proses penyusunan proposal, pembuatan prototipe, dan latihan presentasi.
“Pastinya senang, bangga, dan bersyukur sekali atas penghargaan yang diraih. Awalnya kami tidak berharap banyak karena tim lain terlihat lebih matang dengan prototipenya, jadi kami agak minder. Namun, ketika nama tim kami disebut saat pengumuman, rasanya langsung lega. Semua kerja keras, begadang mengerjakan proposal dan prototipe, serta latihan presentasi sampai gugup di depan juri akhirnya terbayar tuntas,” ungkapnya.
Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada dosen pembimbing, Andi Amirul Asnan Cirua ST M Kom, yang telah mendampingi proses pengembangan ide, penyusunan proposal, hingga latihan presentasi.
Ke depan, tim berencana mengevaluasi kekurangan selama kompetisi dan mempersiapkan diri lebih baik agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi. Mereka juga berharap semakin banyak mahasiswa Unsulbar yang termotivasi mengikuti kompetisi dan berani bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
“Buat teman-teman mahasiswa, jangan pernah takut ikut lomba dan jangan pernah minder. Kita dari kampus daerah juga bisa bersaing dengan mahasiswa dari kampus-kampus besar di Indonesia, asalkan kita mau berusaha dan berniat menunjukkan kalau kita layak. Lagi pula, inti dari ikut lomba itu bukan cuma soal menang atau kalah, tapi tumpukan pengalaman berharga, relasi, dan pelajaran hidup yang tidak akan pernah bisa kita dapatkan kalau hanya duduk di dalam kelas,” tuturnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Unsulbar mampu bersaing di tingkat nasional di tengah ketatnya persaingan dengan perguruan tinggi besar. Dengan dukungan dosen pembimbing dan semangat untuk terus belajar, capaian di Hology 9.0 diharapkan menjadi pemicu lahirnya karya dan prestasi berikutnya dari mahasiswa Informatika Unsulbar.
Editor: Nurzahira

