
Jurnalis: Yona Vin Ziolina
Editor: Masdin
Unsulbar News, Majene. Gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi pada Ahad (05/08) dengan kekuatan 7 Skala Richter (SR) menyebabkan banyak korban meninggal dan ribuan orang harus mengungsi.
Dikutip dari Tribunnews.com, data terakhir yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan korban tewas sudah mencapai angka 105 orang dan 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak dan ribuan warga mengungsi, “Saat ini korban meninggal dunia hingga siang ini bertambah menjadi 105, dan terus bertambah”, ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala pusat data informasi dan Humas (Hubungan masyarakat) BNPB, di kantor BNPB Jakarta Timur, Selasa (7/8/18).
Sebagai bentuk kepedulian, Mahasiswa Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) mengadakan aksi penggalangan dana “Pray For Lombok”, Rabu (08/08/18). Penggalangan dana digelar di beberapa titik diantaranya pasar Tinambung, gedung rektorat, pertokoan hingga bundaran Majene
“Kami mengadakan penggalangan dana ini salah satunya yakni karna rasa perikemanusiaan terhadap sesama dan kami ingin buktikan bahwa mahasiswa Unsulbar ikut berduka atas musibah yang menimpa suadara kami di Lombok, NTB,”. Ungkap Solikah mahasiswa agribisnis 2017 yang ditemui disaat penggalangan dana.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, jumlah dana yang terkumpul sebanyak Rp. 3.377.000. Dana tersebut akan didonasikan melalui relawan Indonesia Kabupaten Majene yang rencananya akan ke lokasi kejadian pada Jumat mendatang.

