Prodi Akuntansi Unsulbar Edukasi Keluarga Nelayan di Panggali-ali tentang Pengelolaan Keuangan

Suasana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

Penulis: Amalia, Diana

Unsulbar News, Majene – Program Studi Akuntansi Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Panggali-ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene pada, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Nelayan Melalui Pelatihan Pencatatan Akuntansi Sederhana dan Pemisahan Keuangan Rumah Tangga”. Tema tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga nelayan, khususnya ibu rumah tangga, dalam mengelola pendapatan dan memisahkan keuangan usaha dengan kebutuhan keluarga.

PKM Prodi Akuntansi Unsulbar merupakan program pengabdian yang dilaksanakan setiap semester dengan tema dan lokasi sasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan ini, tim dosen memberikan sosialisasi mengenai tata kelola keuangan keluarga, pemisahan pendapatan usaha dan kebutuhan rumah tangga, serta pengenalan aplikasi pencatatan keuangan. Panitia juga mengadakan kuis untuk meningkatkan antusiasme peserta.

Ketua pelaksana PKM Samsuardi Said SE M Si menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Tujuannya bagaimana kami bisa berkontribusi langsung kepada masyarakat. Target kami adalah ibu rumah tangga yang suaminya bekerja sebagai nelayan,” jelasnya.

Ia menyampaikan bahwa Kelurahan Panggali-ali dipilih karena sebagian masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan sehingga dinilai sesuai dengan tema pengabdian.

Menurutnya, salah satu persoalan yang dihadapi keluarga nelayan adalah belum adanya pencatatan keuangan yang teratur sehingga pendapatan usaha kerap tercampur dengan pengeluaran rumah tangga. Kondisi tersebut membuat keluarga kesulitan mengetahui keuntungan yang diperoleh maupun jumlah uang yang dapat disisihkan sebagai tabungan.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pencatatan keuangan sederhana agar pengelolaan pendapatan keluarga menjadi lebih terarah.
Sementara itu, Lurah Panggali-ali Aswil menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan.

“Program kemarin itu menyasar kepada pengelolaan keuangan di keluarga nelayan. Jadi saya rasa program tersebut pasti bermanfaat untuk Kelurahan Panggali-ali,” ujar Aswil.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi sangat dibutuhkan pihak kelurahan, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan serupa. Ia pun berharap kegiatan pengabdian dari Unsulbar dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau kegiatan seperti ini, seandainya bisa tiap bulan lebih bagus lagi. Intinya Kelurahan Panggali-ali selalu terbuka untuk kerja sama seperti ini,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Prodi Akuntansi Unsulbar dalam mengaitkan ilmu akuntansi dengan kebutuhan masyarakat pesisir. Dengan materi yang sederhana, aplikatif, dan dukungan pihak kelurahan, pelatihan ini diharapkan membantu keluarga nelayan mengelola keuangan secara lebih tertib sekaligus membuka peluang kerja sama pengabdian yang berkelanjutan.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok