
Oleh : Abraham La Ode
Kami adalah anak cucu yang akan menggantikan generasi tua kelak
Kami adalah anak-anak yang dilahirkan
untuk menanggung sampah kebijakan
Kami adalah generasi yang dimiskinkan
oleh korupsi dan hutang besar-besaran
Kami adalah generasi yang warisannya
dirampok habis-habisan
Mereka bilang
‘kalianlah generasi penerus’
Apa yang harus kami teruskan?
Korupsi?
Hutang?
Talbis?
Pembodohan??
Kebencian?
Permusuhan?
Kamilah anak-anak
yang diputus tali pusar sejarahnya
Kamilah anak-anak
yang disingkirkan dari cerahnya masa depan
Kamilah anak-anak
yang sengaja dilempar ke dalam semak-semak zaman
Mereka bilang
‘kalianlah mesin penggerak bangsa’
Mesin macam apa yang kami punya?
Mesin akal dirusak
Mesin iman dihancurkan
Mesin karakter dibunuh
Mesin moral dikubur dalam-dalam
Wahai kalian semua
yang di gedung-gedung bertingkat
yang di rumah-rumah mewah
yang di istana-istana megah
Kami bukan generasi penerus
melainkan pembaharu
Kami bukan tong sampah kepongahan ambisi
tetapi pendaur kelaliman
Kamilah generasi baru
yang telah dilahirkan oleh-Nya
yang di dalam rongga dadanya
penuh dengan cinta dan pengayoman
kepada kaum agung bernama “Rakyat”
Majene, 4 April 2019

