
Suasana pembukaan Parromai ke-10. Sumber foto: Unsulbar News/ Selma Adam
Penulis: M. Haikal
Unsulbar News, Majene – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Pandaraq resmi membuka kegiatan Parromai ke-10 yang dilaksanakan di Auditorium Mini Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) pada, Minggu (11/10/2026).
Pembukaan tersebut mengusung tema “Kala Rasa” yang bermakna merayakan waktu dan rasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perekrutan anggota baru UKM Seni Pandaraq yang berlangsung hingga 17 Oktober 2026.
Acara diawali dengan penampilan Tari Paduppa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UKM Seni Pandaraq. Rangkaian pembukaan kemudian diisi dengan sambutan Ketua Umum UKM Seni Pandaraq Abd Muktadir, Pembina II Aco Hardianto, serta perwakilan Wakil Rektor III Rudi Indrianto Wijaya.
Setelah sesi istirahat, empat divisi UKM Seni Pandaraq, yakni tari empat etnis, musik, teater, dan sastra, menampilkan persembahan sesuai bidang masing-masing. Penampilan tersebut meliputi tari, pembacaan puisi, monolog, dan musik, lalu ditutup dengan penampilan Band 4 Energi.
Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta dan dihadiri sekitar 20 tamu undangan dari berbagai UKM serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di lingkungan Unsulbar.
Ketua panitia Muhammad Fahri menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme calon anggota baru yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga pembukaan.
“Saya merasa sangat bangga kepada Parromai ke-10 karena mereka bisa hadir dari tes wawancara sampai detik ini di acara pembukaan,” ujarnya.
Ia pun berpesan agar para calon anggota baru tetap bersemangat menjalani seluruh tahapan kegiatan.
“Tetap semangat dan jalankan semua rangkaian kegiatan yang ada di UKM Seni Pandaraq,” pesannya.
Secara keseluruhan, pembukaan Parromai ke-10 berjalan meriah dan menunjukkan antusiasme calon anggota baru. Perpaduan tari, puisi, monolog, dan musik dari empat divisi memberi gambaran awal tentang ruang berkarya di UKM Seni Pandaraq, sekaligus menjadi pembuka yang baik bagi rangkaian kegiatan berikutnya.
Editor: Nurzahira

