Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Kembali Gelar Coaching Clinic P2MW

Coaching Clinic P2MW. Sumber foto: Dokumentasi Pribadi

Jurnalis: Jurlian

Unsulbar News, Majene–Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) pada Kamis (15/05/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Teater Gedung Kembar A Unsulbar dan disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting.

Dengan mengusung tema “Mewujudkan Kampus Berdampak dan Inovatif Berbasis Usaha melalui P2MW”, kegiatan ini dipandu oleh Sudirman, S TP, M T, selaku moderator dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Unsulbar, Dr Eng Ir Zulfajri Basri Hasanuddin, M Eng.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Icha Musywirah Hamka, S Sos, M Si (Dosen Universitas Hasanuddin sekaligus Juri KMI Expo 2024) dan Nor Indriyanti, S Pd, M Pd (Dosen Pendidikan IPA dan Dosen Pendamping P2MW Unsulbar).

Dalam pemaparannya via Zoom, Icha Musywirah membahas berbagai aspek penting seputar pengembangan usaha mahasiswa berdasarkan pengalamannya sebagai juri KMI Expo.

Ia menjelaskan mulai dari cara penyusunan proposal, kriteria peserta, indikator penilaian, skema usaha, hingga rincian alokasi dana.

Menurutnya, P2MW bertujuan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang terlibat dalam wirausaha serta memperkuat ekosistem pembinaan kewirausahaan berbasis inovasi dan keberlanjutan.

Baca Juga: Tiga Tim P2MW Unsulbar Lolos KMI Nasional 2024, Ikuti KMI EXPO XV di Kendari

Ia juga menekankan pentingnya membentuk tim solid dan memilih dosen pembimbing yang tepat sebagai salah satu strategi keberhasilan proposal.

Adapun kriteria peserta yang disampaikan mencakup mahasiswa aktif jenjang D3/D4/S1, dengan tim beranggotakan 3–5 orang dan wajib didampingi oleh dosen.

Indikator penilaian proposal meliputi: kejelasan tujuan (10%), inovasi produk (20%), strategi pemasaran (20%), pemahaman konsumen (20%), sumber daya (15%), serta kelayakan keuangan (10%).

Ia juga merinci enam skema usaha yang dapat diikuti, yakni: Makanan dan Minuman, Budidaya, Jasa dan Perdagangan, Manufaktur dan Teknologi, Bisnis Digital, serta Industri Kreatif.

Masing-masing skema terbuka bagi usaha tahap awal maupun tahap bertumbuh, dengan peluang pendanaan yang disesuaikan.

Sementara itu, Nor Indriyanti memberikan pemaparan teknis mengenai alur pendaftaran, mulai dari akses ke platform resmi hingga proses unggah proposal.

Ia juga memberikan panduan dan peringatan mengenai hal-hal yang sebaiknya diperhatikan oleh peserta agar peluang lolos pendanaan semakin besar.

Coaching Clinic P2MW ini menjadi bagian dari upaya Unsulbar dalam mendorong budaya wirausaha di kalangan mahasiswa, serta mencetak generasi muda yang inovatif dan mampu menciptakan dampak nyata melalui usaha berkelanjutan.

Editor: Nurul Inzana Filail

Nurul Inzana Filail

Just call me Iyun. Meet me on Instagram @iyunniee_

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok