Pemimpin Ideal Versi Mahasiswa Unsulbar

Sumber: Sindonews.com

Jurnalis: Kamariah
Editor: Masdin

Unsulbar News, Majene. Pemimpin merupakan faktor penentu dalam sukses atau tidaknya suatu organisasi. Pengarahan terhadap pekerjaan yang dilakukan pemimpin dalam mencapai tujuan organisasi maupun lembaga harus diberikan oleh pemimpin yang punya kapabilitas sehingga kepemimpinan tersebut dapat menjadi efektif.

Mengingat masa kepemimpinan Rektor Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) akan berakhir pada tanggal 19 Desember 2018, maka tim liputan Unsulbar News mewawancarai beberapa mahasiswa untuk mengetahui seperti apakah pemimpin yang dibutuhkan oleh Unsulbar lima tahun ke depan?.

Menurut mahasiswa jurusan manajemen, Fauzan menyatakan rektor harus bersikap jujur dan amanah di era modernisasi seperti sekarang. “Di era modernisasi saat ini jarang sekali kita temui sosok pemimpin yang jujur dan amanah. Seorang pemimpin yang hanya mencari keuntungan bagi dirinya sendiri akan berfokus pada bagaimana cara memanipulasi apa pun yang menjadi tanggung jawabnya dan apa yang dilakukannya sudah tidak obyektif lagi, kejujuran seorang pemimpin dapat kita lihat dari sikap dan perilakunya karena perkataan seorang pemimpin adalah cerminan dari dalam hatinya,” ungkapnya (17/09/2018).

Pria berpostur tinggi besar itu mengimbuhkan, rektor harus mempunyai integritas tinggi agar selalu bertindak sesuai dengan ucapannya, selalu konsisten dengan apa yang sudah diyakini dan yang dilakukannya, antara sikap dan tindakan juga antara nilai hidup yang dianut dengan nilai hidup yang dijalankan.
Sementara bagi mahasiswa jurusan ilmu politik, Harbianto mengatakan tentu orang yang akan menjadi rektor adalah orang yang amanah dan memiliki kapasitas yang tinggi agar mampu menjawab semua tantangan yang ada terkhusus di Unsulbar, sebut saja tantangan dalam membangun kampus dan meningkatkan mutu, itu semua tantangan yang harus dijalani.

Di sisi lain, mahasiswa teknik sipil Sukwan Ansyar memiliki empat penilaian tersendiri. Pertama rektor harus tahu akan membawa ke mana arah kampus kedepannya dalam hal ini rektor harus benar-benar intelektual. Kedua harus pekerja keras, jangan hanya tunjuk sana tunjuk sini. Ketiga, bisa menjadi partner bagi semua kalangan baik itu staf, dosen, mahasiswa dan masyarakat luas. Keempat, rektor harus mempunyai jejak yang bersih dari korupsi dan terakhir (kelima) rektor memiliki kemampuan komunikatif seperti yang saya baca dalam sebuah artikel bahwa Kevin Hogan (2005) yang telah melakukan penelitian kepada banyak orang yang memiliki kemampuan komunikasi yang tinggi ,mengatakan bahwa komunikasi memiliki cakupan makna yang lebih luas dari pada sekedar apa yang anda ucapkan. Komunikasi adalah bagaimana anda “mengatakannya”. Komunikasi adalah tentang mendengarkan, berbicara, dan bertindak untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran anda kepada orang lain.

Ditemui di tempat terpisah mahasiswa Pendidikan Biologi, Mardiana, mengatakan pemimpin masa depan yang diinginkan olehnya adalah pemimpin yang berkomitmen, tetapi komitmen bukan hanya sekedar kata-kata untuk berkomitmen tetapi harus di wujudkan dengan sebuah sikap. “Perilaku dan hasil sesuai dengan apa yang telah diucapkannya dan rektor harus memiliki prinsip karena seorang pemimpin haruslah memiliki kejelasan dalam setiap perilaku dan juga keputusan yang diambil misal perilaku dalam menjalankan tugas-tugas haruslah jelas sesuai dengan visi dan misi serta rektor baru harus memiliki sikap yang rendah hati. Kerendahan hati merupakan hal yang sangat penting bagi seorang pemimpin yang hebat,” tuturnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok