
Jurnalis : Kamaria
Editor: Masdin
Unsulbar News, Majene. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) lakukan penandatanganan kontrak hiba dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Dikti tahun 2019 di gedung Tasha Center, Senin (15/04/2019) siang.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas lolosnya 35 proposal penelitian dan pengabdian masyarakat yang diajukan beberapa dosen ke tahap pendanaan. Terkonfirmasi, total dana hiba yang diterima sebanyak Rp. 1. 929.941.000,00. Adapun dana tambahan penelitian sebesar Rp. 140.000.000,00.
Disaksikan langsung oleh Rektor terpilih, Dr Akhsan Djalaluddin MS. Ia berharap dana yang diterima dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan berharap Unsulbar kedepan mampu meloloskan lebih banyak proposal yang didanai Dikti.
Selaku ketua LPPM Unsulbar, Dr Ir Abdul Kadir Paloloang, M P menilai dana yang didapat tergolong kecil. Hal tersebut karena Unsubar yang masih berstatus Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) dan kategori binaan.
“Lembaga penelitian itu ada 4 tingkatannya, kita (Unsulbar) sendiri masuk tingkatan terendah yaitu kategori binaan, makanya dananya itu hanya sekitar tiga milyaran saja,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap dosen yang lolos pendanaan agar melaksanakan program tepat waktu dan memperhatikan administrasi pertanggungjawaban keuangan.
“Yang paling krusial adalah masalah pertanggung jawaban keuangan, khususnya masalah honor, sama sekali tidak boleh masuk,” tegasnya.
Mengenai dana tambahan, Penanggung jawab kegiatan, Muhammad Aswad M Pd menjelaskan itu diberikan kepada peneliti yang memenuhi syarat tertentu dari Dikti.
“Dikti itu memberi dana tambahan kepada peneliti yang berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal internasional bereputasi dan juga membuat buku ber ISBN (Internatonal Standard Book Number),” ujarnya.
Selain 35 proposal yang ditandatangani, ada satu kontrak diluar dari anggaran Dikti, yakni progran Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) oleh Nurlaela SP M Si dengan total anggaran sebanyak Rp. 196.729.000,00.

