
Jurnalis : Citra Indah Pratiwi
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene. Guna ciptakan suasana yang damai dan tertib antar fakultas di wilayah Universitas Sulawesi barat (Unsulbar), mahasiswa FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) dan Fakultas Teknik (FT) yang tepat di hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) sempat mengalami kesalahpahaman diakhiri saling minta maaf.
Bertempat di Pangale, sesaat sebelum penanaman Mangrove dimulai dan disaksikan Mahasiswa baru (Maba), Kamis (22/08). Kedua fakultas didampingi dekan masing-masing, FISIP, Dr. Bruhanuddin, Teknik Dr Eng Zulfajri Basri Hasanuddin bersama Adila, S T M T dan Aiptu Akhmad Husain selaku Bhabinkabtibmas Kelurahan Baurung memberikan klarifikasi terkait permasalahan tersebut.
Dalam sambutannya, Dr Burhanuddin menuturkan kesalahpahaman yang terjadi dan menyambut baik etikad teknik yang telah meminta maaf sebelumnya.
“Jika masi diselesaikan dengan baik, kenapa tidak, demi menjalin kerja sama dan menyatukan kebersamaan,” ujarnya.
“Kami tidak punya niat cari ribut, ini kesalahan kami pribadi, karena keteledoran kami yang tidak memperhatikan kegiatan ini. Tulus dari hati lillahi taala kami tidak niat mencari ribut dan manusia tidak luput dari salah dan dosa,” ungkap Arabi, Mahasiswa Teknik 2015 mewakili FT
Di kesempatan yang sama, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP, Mardiwansyah turut meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan.
“Kami meminta maaf kepada seluruh Maba sehingga merasa tidak aman di Unsulbar, sesungguhnya kejadian kemarin diluar dari dugaan kami, masalah ini sudah dianggap clear dan seluruh Maba tetap merasa aman karena masalah ini sudah selesai,”
Mempertegas bahwa tidak ada lagi yang perlu dipermasalahkan, Zulfajri Basri Hasanuddin menghimbau kepada seluruh peserta agar mengikuti PKKMB dengan suka cita.
“Silahkan laksanakan PKKMB dengan suka cita,” seruannya.
Aksi damai ini ditutup dengan saling bersalaman antar kedua belah pihak.
