Puisi: Hujan

Ilustrasi: kabar24.bisnis.com

Oleh: Ritabulan

Ratusan panah dari langit
melesat jauh menghujam kalbu

Daun tergeletak
di jalan yang tergenang
kenangan
mengikuti air yang mengalir

Hujan hampir berhenti
namun rindu belum usai

“Tuhan
boleh kupinta ini?
Mohon tambah hujan sedikit lagi”

Penulis merupakan Dosen Kehutanan, Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Sulawesi Barat

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok