
Jurnalis: Jurlian
Unsulbar News, Majene – Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),Rabu 06/03/2024.
Kegiatan yang berlangsung di ruang Teater Unsulbar ini dibuka langsung Wakil Rektor 1 Unsulbar, Dr Ir Zulfajri Basri Hasanuddin M Eng.
Dalam sambutannya, Zulfajri mengatakan bahwa program MBKM ini harus dimanfaatkan oleh mahasiswa sebaik-baiknya.
“mahasiswa harus bisa memanfaatkan program MBKM ini kedepannya. Misalnya program pertukaran mahasiswa merdeka agar ada kesempatan mahasiswa Unsulbar bisa berkuliah diluar dari pada Unsulbar. Juga ada program kampus mengajar, juga program penelitian dan masih banyak lagi”, ujarnya.
Zulfajri sangat mendukung program MBKM agar tetap terlaksana di Unsulbar dan menyarankan penyiapan kurikulumnya dapat disusun dengan baik.
“Ini adalah kegiatan yang positif karna melibatkan stakeholder jadi mereka bisa memberikan masukan-masukan terkait apa yang mereka butuh kan. Jadi saya menyarankan mereka menyiapkan kurikulum MBKM nya dengan baik karena sekarang banyak sekali peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mahasiswa ekonomi ini”, ujarnya saat diwawancarai Unsulbar News.
Dalam sesi diskusi, dijelaskan bahwa Program MBKM dimasukkan dalam kurikulum ini diperuntukkan kepada mahasiswa. Dimana mahasiswa mendapatkan pengalaman baru serta dapat mengembangkan soft skill, Hoed skill dan lainya.
Beberapa program yang terdapat dalam kurikulum MBKM ini adalah Magang Bersertifikat Studi Independen (MSIB), Kampus Mengajar, Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Membangun Desa (KKN Tematik), Proyek Kemanusiaan, Riset atau Penelitian dan Wirausaha.
Adapun beberapa program yang telah diikuti atau dijalankan Unsulbar seperti Program pertukaran mahasiswa, Magang Bersertifikat Studi Independen, KKN Tematik ,Asistensi mengajar/kampus mengajar, Riset, Proyek kemanusiaan dan wirausaha.
MBKM sebagai Pengalaman Kerja Mahasiswa
Haeruddin Hafid S E, M M sebagai koordinator MBKM Fekon Unsulbar berharap penyusunan kurikulum MBKM ini dapat melahirkan mahasiswa yang berkompeten.
“kiranya mahasiswa Unsulbar Yang telah lulus nantinya mereka bisa secara kemampuan mampu bekerja secara langsung, karna tujuan dari penyelenggaraan ini adalah bagaimana kita bisa mengetahui apa-apa yang menjadi problem dalam kalangan masyarakat maupun steakholder. Senggang juga fakultas ekonomi dapat melahirkan mahasiswa yang berkompeten untuk bisa terjun langsung bekerja setelah mereka selesai mendapatkan gelar sarjana”, jelasnya kepada Unsulbar News.
Sehingga dalam penyusunan kurikulum MBKM ini diharapkan adanya kerja sama untuk memberikan kesempatan untuk mahasiswa. Harapannya program dapat menghasilkan mahasiswa yang mampu menunjukkan kinerja mandiri didunia kerja.
Dari pantauan Unsulbar News, turut hadir ketua unit MBKM universitas Sulawesi Barat Muhammad Nasir Badu, Ph D, Dekan Fekon Unsulbar Dr Dra Enny Radjab ,M AB, Wakil Dekan 1 Dr Wahyu Maulid Adha, S E, M M, Wakil Dekan 2 Dr Nur Fitriayu Mandasari, S E, M Si. Serta hadir pula koordinator bidang akademik Fakultas Ekonomi, Koordinator program studi Manajemen dan para dosen lainnya.
Edtor: Ade Irma Sari

