
Oleh : Ritabulan
Ada banyak rindu
berlarian di atas awan
masing-masing ada namanya
Pada setiap malam
rindu kabur dari mimpi
menaiki anak tangga
lalu rebah di hamparan awan
Dari atas sini
kulihat hamparan awan itu
bergerak ke sana kemari
Hingga,
aku lalu terkesiap
ada satu rindu bertuliskan namamu
dibawa angin ke sisiku
“Apakah itu untukku?”
Penulis merupakan Dosen Kehutanan, Fapertahut Unsulbar
Surabaya – Makassar, 2019
