
Oleh : Achyat Daroini
Diawali dengan narasi pembuka yang mengatasnamakan idealisme
Di kala mahasiswa ramai-ramai berkoalisi
Hijau hitam seperti tenggelam nyaris tanpa sorotan
Tapi benarkah hijau hitam tak berbuat apa-apa?
Hijau hitam lama bersama kekuasaan, bukan barang baru di birokrasi
Ada apa dengan himpunanku
Keadilan dijunjung tinggi bersama-sama
Kepastian, kemanfaatan tak ada makna bagi masyarakat golongan bawah
Eksistensi tanpa henti terus di perbarui
Tak gempar membacakan opini buat mengait masa
Merdeka itu bukan masalah menang dalam perang bung
Tapi, merdeka itu sendiri yang menjadi bangkitan semangat setiap pejuang
Maaf aku sudah lupa makna kemerdekaan!
Penulis merupakan mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Ponorogo
