Segel Kotak Suara Dibuka, TPS FISIP dan Fapetkan Siap Terima Pemilih

Gambar : Pembukaan segel oleh Ketua KPPS FISIP disaksikan Perwakilan Paslon dan Panwas.

Jurnalis : Masdin

Unsulbar News, Majene. Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) pagi ini akan memilih Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM -U) lewat Pemilihan umum (Pemilu), Selasa (24/02).

Sebanyak 8.142 Daftar Pemilih Tetap (DPT) diperkirakan menggunakan hak pilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 8 Fakultas yang ada di Unsulbar. Proses pemilihan dijadwalkan mulai tepat pukul 08.00 pagi hingga 15.00 Wita.

Mengetahui kesiapan TPS dalam menerima mahasiswa untuk memilih, kami pun mengunjungi beberapa TPS 30 menit sebelum proses pemilihan yang telah ditetapkan.

TPS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik misalnya, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terdiri dari 7 orang sudah siap di lokasi, tepatnya Parkiran FISIP.

Di hadapan saksi dan Panwas, Ketua KPPS FISIP membuka segel kotak suara sebagai tanda proses pemilu sudah dimulai.

Meski pemilu molor 15 menit dari jadwal yang ditentukan, diperkirakan 1.234 mahasiswa akan menggunakan hak pilihnya di TPS ini, sesuai DPT dari Komisi Pemilihan Umum (KPUM).

TPS Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) juga mengalami keterlambatan. Hal ini disebabkan Saksi dan Panwas belum sepenuhnya lengkap, sehingga proses pembukaan kotak suara belum dilakukan.

Namun tepat pukul 08.45 Petugas KPPS, Saksi dan Panwas sudah berada di lokasi. Sehingga proses Pemilu sudah bisa diselenggarakan.

TPS Fapetkan, Kampus Biru

TPS Fapetkan sendiri akan menerima 640 mahasiswa sesuai DPT dari KPUM.

Seperti yang diberitakan Unsulbar News, terdapat tiga paslon Presma – Wapresma BEM-U yang mendaftar, yaitu Nomor urut 1, Muhammad Iqsam (Akuntasi, 2015) dan wakilnya Irwan (Pendidikan Fisika, 2016). Nomor urut 2, Muh Arabi (Teknik Sipil, 2015) didampingi Abd Rahman (Agribisnis 2017) sebagai wakil.

Serta Nomor urut 3 yakni A Muh Asrul Mawardi (Ilmu Hukum, 2016) dan wakilnya Arman Febrian (Matematika, 2016).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok