
Jurnalis: Marselino Geradus, Mulki
Unsulbar News, Majene — Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bahasa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Fajriani SS MA ajak mahasiswa tingkatkan skill atau kemampuan dalam berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris.
Hal tersebut Fajriani utarakan saat diwawancara Unsulbar News pada pelaksanaan Kompetisi National University Debating Championship (NUDC) tingkat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Sabtu (17/6/2023) lalu.
Kata Fajriani, peserta yang mendaftarkan diri dalam pelaksanaan kompetisi debat bahasa Inggris tersebut terbilang minin. Salah satu yang mendasari karena mahasiswa tidak bisa berbahasa inggris.
“Hanya beberapa prodi yang mengirim delegasi, katanya tidak siap karena tidak tahu bahasa Inggris,” tuturnya.
Ia menambahkan faktor lain yang turur berpengaruh karena kurangnya rasa percaya diri mahasiswa dalam berkompetisi.
“Ada mahasiswa yang takut dibuli, karena biasa masalah logat yang terbawa ketika berbahasa Inggris,” tambahnya.
Melihat hal ini, Fajriani berharap mahasiswa Unsulbar terus mengasah kemampuan dalam berbahasa Inggris. Serta meminta kepada pengurus organisasi kemahasiswaan untuk mengadakan program yang mengarah ke sana.
“Mungkin bisa lewat BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) membina untuk debat, sehingga kalo kami adakan kegiatan ini sudah ada persiapan. Bisa juga ada semacam English Learning atau English Camp,” sarannya.
Adapun pesan khusus Fajriani, kepada peserta yang telah ikut dalam NUDC agar bisa pendorong mahasiswa lain untuk ikut terlibat pada kegiatan selanjutnya.
Serta membantu program studi untuk melakukan pembinaan mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri berbahasa Inggris.
NUDC 2023 Hanya Diikuti 8 Tim
Sebanyak delapan tim menjadi peserta Kompetisi National University Debating Championship (NUDC) tingkat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) tahun 2023.
NUDC diselenggarkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bahasa Unsulbar tersebut berlangsung di ruangan Teater, Gedung A, Kampus Parang-parang, Jumat-Sabtu (16-17/6/2023).
Berdasarkan keterangan Kepala UPT Pusat Bahasa Unsulbar, Fajriani SS MA bahwa para peserta berdasarkan program studi. Sekadar informasi Unsulbar saat ini memiliki 26 prodi strara satu.
“Tapi tidak semua (prodi), jadi hanya beberapa yang mengirimkan delegasi,” terangnya kepada Unsulbar News saat ditemui di lokasi kegiatan (17/6) siang.
Fajriani menambahkan, adanya beberapa prodi yang tidak mengutus perwakilan sehingga diperbolehkan prodi lain untuk mendaftar dua tim.
“Saya berinisiatif meminta delegasi tambahan seperti dari prodi Hubungan Internasional (HI) dan Pendidikan bahasa Inggris untuk menutupi kekurangan,” bebernya.
Adapun para tim bertarung memperebutkan piala bergilir Rektor, dengan posisi juara 1 hingga 4. Serta penobatan satu peserta sebagai best speaker.
“Para pemenang akan mendapat tropi dan uang apresiasi,” pungkas dosen pendidikan bahasa Inggris tersebut.
Hasil akhir dari NUDC kali ini, satu tim dari prodi HI keluar sebagai juara pertama. Sedangkan untuk best best speaker diraih mahasiswa prodi Teknik Informatika.

