
Penulis : Julaeha
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene. Walaupun masih dalam era pandemi covid-19 namun tim Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) telah menyelesaikan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mandiri Gel.XV tahun 2020 yang dilaksanakan selama dalam kurung waktu dua hari, dimulai pada 29-30 Juni 2020 via online (Zoom meeting).
Diikuti oleh 547 mahasiswa, pembekalan KKN memuat beberapa seperti materi terkait dengan stigma pendemi covid-19 dan peran masyarakat dalam mencegah dan memutus rantai penularannya oleh Dr Muzakkir, M Kes, kemudian dilanjutkan oleh Plt. Ketua LPPM dan PM Unsulbar Dr Dra Enny Rajab, M A yang banyak membahas tentang filosofi KKN merupakan perwujudan tridharma Perguruan Tinggi.
Ketua P2KKN Unsulbar Muhammad Arafat Abdullah, S Si M Si mengatakan bahwa mahasiswa Kuliah KKN diharapkan mampu menjadi duta dalam pencegahan penyebaran Covid-19 ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 seperti menggunakan masker, cuci tangan dan pola hidup bersih.
“Ada beberapa program kerja yang wajib dilakukan terkait dengan Pencegahan penyebaran covid-19. Seperti sosialisasi hidup bersih, pembuatan brosur pencegahan covid-19, sosialisasi mencuci tangan yang baik dan benar, namun tetap mempertimbangkan waktu dan biaya saat KKN.” Tulisnya, melalui via WhatsApp (30/06/20).
Lebih lanjut Arafat Abdullah kemukakan bahwa pelaksanaan KKN mandiri difokuskan pada wilayah domisili masing – masing mahasiswa. ” KKN dapat dilaksanakan di daerah domisili masing-masing. Setiap mahasiswa dapat memilih desa, namun tetap berdekatan dengan desa domisilinya” lanjutnya
Selain itu, ketua P2KKN Unsulbar juga alumnus IPB Bogor tersebut mengatakan mahasiswa tidak perlu khawatir jika dalam satu desa tersebut terdapat 2 atau 3 mahasiswa, karena mahasiswa tetap dapat bekerja sama dalam hal melaksanakan KKN mandiri, tetapi dalam hal pelaporan kegiatan tetap Individu.

