Penguatan Tata Kelola, Unsulbar MoU dengan BPKP Sulbar

Rektor Unsulbar Prof Muhammad Abdy M Si Ph D (kanan) bersalaman dengan Kepala Perwakilan BPKP Sulbar Harry Bowo Ak M E (kiri) dalam penandatangan MoU, Senin (29/5/2023)/Foto: Unsulbarnews/Masdin.

Jurnalis: Masdin

Unsulbar News, Majene – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (29/5/2023) siang.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut berlangsung di ruang kerja Rektor Unsulbar, lantai dua Rektorat Unsulbar, Jalan Prof Dr Baharuddin Lopa, Kecamatan Banggai Timur, Kabupaten Majene, Sulbar.

Pantauan Unsulbar News, MoU ini ditantadangani langsung Rektor Unsulbar Prof Muhammad Abdy M Si, PhD dan Kepala Perwakilan BPKP Sulbar Harry Bowo Ak M E. Turut serta hadir menyaksikan beberapa pejabat dari kedua pihak.

Kepala Perwakilan BPKP Sulbar Harry Bowo menyampaikan, MoU yang ada guna meningkatkan dan memperkuat tata kelola Unsulbar sebagai salah satu perguruan tinggi negeri.

“Kita bekersajamsa dan bisa (BPKP) berkontribusi dalam peningkatan tata kelola keuangan Unsulbar yang lebih baik, bermutu transparan dan bertanggung jawab,” ujarnya saat sambutan.

Harry Bowo menambahkan jalinan kerja sama BPKP dengan Unsulbar ini adalah kali pertama dilakukan. Hal ini tidak terselpas setelah BPKP Pusat melakukan kolaborasi bersama Ditjen Diktiristek.

“Kami BPKP diminta mengawal tata kelolanya (PTN), manajemen risiko dan lainya yang berhubungan dengan keuangannya,” terangnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan berkomunikasi lebih jauh dengan Unsulbar terkait hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mewujudkan MoU tersebut.

Sementara itu, Rektor Unsulbar Prof Abdy menyambut baik kerja sama ini, ia harap memberikan hasil maksimal.

“Disamping akademik, kami juga mengelola yang berkaitan dengan keuangan dan risiko, sehingga akan sangat terbantu dengan MoU ini,” ujarnya saat meberikan sambutan.

Lebih jauh, Prof Abdy ingin MoU ini tentu bisa berjalan dan terealisasi secara baik. Sehingga terwujudnya tata kelola keuangan yang meliputi manajemen risiko guna meminimalisir risiko keuangan serta kepengurusan aset yang dimiliki Unsulbar.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok