Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Bersama EDSA Adakan Sosialisasi Online The WiN

Gambar : Sreenshot sosialisasi aplikasi The WiN via Zoom

Jurnalis: Nurunnisaa Alimah A
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene. Sosialisasi The WiN (Thesis Writing Guidelines) for English Education Study Program diadakan oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) bersama dengan English Department Students Association (EDSA) Unsulbar pada Sabtu, 13 Maret 2021.

Sosialiasi yang dilaksanakan via zoom meeting ini diisi dengan pengenalan aplikasi untuk kemudahan pengajuan judul skripsi khusus mahasiswa lingkup FKIP hingga aturan penulisan thesis atau tugas akhir yang dibawakan oleh dosen Prodi Pend. Bahasa Inggris. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 150 orang peserta yang merupakan mahasiswa tahun angkatan 2016 hingga 2018 yang tengah berada di semester akhir dan sudah dihadapkan dengan penelitian dan tugas akhir tentunya.

Panduan penulisan yang disosialisasikan sendiri merupakan adaptasi dari panduan penulisan tugas akhir yang ada di FKIP. Hal yang paling membedakan tentu saja penggunaan Bahasa Inggris untuk penulisan tugas akhir. Maka sosialisasi ini sebagai petunjuk dan ketentuan agar format yang digunakan seragam.

Ketua Prodi Pend. Bahasa Inggris, Nurhaeni S Pd MPd dalam wawancara bersama Unsulbar News menjelaskan tujuan dan output yang diharapkan dari sosialisasi The WiN agar kiranya dapat menuntun mahasiswa menyusun skripsi berbahasa Inggris.

“Sosialisasi ini diharapkan dapat menuntun mahasiswa  menyusun skripsi bahasa inggris dengan konten dan format yang baik” ungkapnya. (13/3/21)

Selain itu, dosen yang kerap disapa Miss Eni ini juga mengungkapkan bahwa sosialisasi ini juga diharapkan menjadi forum interaktif antar mahasiswa-dosen dalam membahas topik dan metode tugas akhir yang relevan dengan pend. bahasa inggris.

“Sosialiasi ini juga menjadi forum interaktif mahasiswa-dosen dalam membahas topik dan metode tugas akhir yang relevan dengan pendidikan bahasa Inggris,” tutupnya (13/3/21).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok