PPK ORMAWA ARENOVA Unsulbar Bekali Pelaku Usaha Nira Aren dengan Keterampilan Pencatatan Keuangan Sederhana

Pelatihan Pencatatan Keuangan Sederhana bagi Pelaku Usaha Nira Aren oleh (PPK ORMAWA) ARENOVA Unsulbar di Balai Desa Saragian. Sumber foto: Dokumentasi Pribadi

Jurnalis: Suci Anugrah S

Unsulbar News, Majene – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) ARENOVA Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar Pelatihan Pencatatan Keuangan Sederhana bagi pelaku usaha nira aren di Balai Desa Saragian, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (05/07/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola administrasi keuangan sehingga mampu mengembangkan usahanya secara lebih tertib, profesional, dan berkelanjutan.

Pelatihan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WITA tersebut menghadirkan Dosen Program Studi Akuntansi Unsulbar, Eni Novitasari, S.E., M.Si., sebagai narasumber. Kegiatan didampingi oleh dosen pembimbing PPK ORMAWA ARENOVA, Sudirman, S.TP., M.T., serta dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Saragian, Gapri.
Sebelum penyampaian materi, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal, kemudian diakhiri dengan post-test sebagai evaluasi hasil pelatihan.

Dalam pemaparannya, Eni Novitasari menjelaskan bahwa pencatatan keuangan merupakan fondasi penting dalam mengelola sebuah usaha. Melalui pencatatan yang sederhana, pelaku usaha dapat mengetahui jumlah pemasukan, pengeluaran, keuntungan, hingga perkembangan usaha dari waktu ke waktu. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi agar pengelolaan usaha menjadi lebih tertib dan terarah.

Untuk mendukung penerapan materi, setiap peserta memperoleh buku pencatatan keuangan sederhana yang disiapkan oleh Tim PPK ORMAWA ARENOVA. Buku tersebut digunakan sebagai media latihan selama pelatihan sekaligus diharapkan menjadi panduan dalam mencatat seluruh transaksi usaha sehari-hari. Melalui sesi praktik, peserta didampingi mengisi buku pencatatan berdasarkan contoh transaksi usaha sehingga dapat langsung memahami penerapannya.

Ketua Tim PPK ORMAWA ARENOVA, Afdal Muhamad Gafur, mengatakan bahwa kebiasaan mencatat transaksi merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar terhadap perkembangan usaha.

“Banyak pelaku usaha memiliki produk yang berkualitas, tetapi belum terbiasa melakukan pencatatan keuangan. Melalui pelatihan ini kami ingin membangun kebiasaan sederhana agar setiap pemasukan dan pengeluaran usaha dapat tercatat dengan baik. Dengan begitu, pelaku usaha dapat mengetahui perkembangan usahanya dan mengambil keputusan yang lebih tepat,” ujar Afdal.

Dosen pembimbing PPK ORMAWA ARENOVA, Sudirman, S.TP., M.T., menegaskan bahwa penguatan UMKM tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kualitas produk dan pemasaran, tetapi juga melalui pengelolaan administrasi usaha yang baik.

“Pencatatan keuangan merupakan bagian penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Kami berharap pelaku usaha dapat menerapkan kebiasaan mencatat setiap transaksi sehingga usaha yang dijalankan menjadi lebih tertata, mudah dievaluasi, dan memiliki peluang berkembang yang lebih besar,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Saragian, Gapri, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan usaha merupakan bekal penting bagi pelaku usaha nira aren dalam mengembangkan usahanya.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan dalam menjalankan usaha. Dengan pencatatan keuangan yang baik, pelaku usaha akan lebih mudah mengelola dan mengembangkan usahanya,” ungkap Gapri.

Pelatihan pencatatan keuangan sederhana ini menjadi bagian dari rangkaian program pemberdayaan Tim PPK ORMAWA ARENOVA di Desa Saragian. Setelah memberikan pelatihan digital marketing, tim melanjutkan pendampingan melalui penguatan manajemen usaha agar pelaku usaha nira aren tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki tata kelola usaha yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok