
Penulis: Masdin
Unsulbar News, Majene — Masalah air bersih jadi persoalan mendasar yang sampai saat ini dihadapi masyarakat Desa Tampalang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).
Sehingga mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) tengah Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tampalang berupaya mencari solusi.
Lewat KKN Membangun desa, dua perguruan tinggi ini kolaborasi dan melakukan serangkaian aksi.
Aksi dilakukan seperti membandingkan kualitas dan kuantitas sumber air.
Kemudian membangun bangunan penampung air bersih, serta sistem transmisi agar kebutuhan air bersih bagi masyarakat Desa Tampalang tercukupi sepanjang tahun.
Salah satu mahasiswa Unsulbar yang terlibat dalam program, Muhammad Rizal mengatakan ITB sebagai penyelenggara utama.
“Bekerja sama dengan Unsulbar sebagai tuan rumah. ITB menerjukan tiga mahasiswa teknik geologi dan Unsulbar mengutus enam mahasiswa Teknik Sipil,” ujar Rizal via chat, Sabtu (6/8/2022).
Dikatakannya, program masalah air bersih ini dimulai sejak Rabu, 20 Juli lalu dibawah bimbingan dosen Teknik geologi ITB Dr. Eng Very Susanto serta dosen Unsulbar, Dr. Eng Amry Dasar dan Ir Apriansyah S.T., M.T.
“Berlangsung selama kurang lebih dua pekan, kemudian melakukan survei lokasi, uji sifat fisik air dan uji geolistrik,” tambahnya.
Survei lokasi dilakukan di dua titik yang berbeda, yakni di dusun Karatuang dan dusun Tappalang. Setelah itu dilakukan uji geolistrik di kedua titik tersebut dan data hasil dari uji geolistrik menjadi sebagai acuan untuk melakukan pengeboran.
Dengan membangun sistem penyedian air bersih dengan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG), dimana dijalankan secara komunal.
Program ini diharap bisa bermanfaat dan apa yang dibangun digunakan secara berkesinambungan.

