BEM Fapetkan Unsulbar Adakan Bina Akrab Berkonsep Edukasi Konservasi

Mahasiswa Fapetkan Unsulbar melakukan pelepasan tukik ke laut di Pantai Baba`toa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, Sabtu (27/5/2023)/Foto: Dokumentasi Pribadi/BEM Fapetkan/Dermawan.

Jurnalis: Masdin

Unsulbar News, Majene — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), baru ini selesai melakukan bina akrab.

Bina akrab yang juga dirangkaikan dengan inagurasi mahasiswa angkatan 2022 ini berlangsung di Pantai Baba`toa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, Jumat hingga Minggu (26-28/5/2023).

Hal yang menarik dari bina akrab kali ini, dimana konsep yang diusung adalah edukasi konservasi wilayah pesisir.

“Ia, memang untuk kegiatan yang kami buat kali memang mengusung konsep konservasi peduli pada lingkungan sekitar,” ujar Ketua BEM Fapetkan Unsulbar, Dermawan saat diwawancara via whatsapp, Minggu (28/5) malam.

Gubernur mahasiswa Fapetkan itu menambahkan, pemilihan konsep tidak terlepas dari latar belakang Fapetkan yang juga menjungung kelestarian ekosistem lingkungan.

Selaras dengan itu, selama bina akrab berlangsung, terdapat beberapa agenda khusus seperti melakukan bakti sosial dengan membersihkan pesisir pantai dari sampah, pelepasan tukik (anak penyu) hingga menanam magrove.

“Agenda edukasi konservasi ini kami bekerja sama Laut Biru (salah satu lembaga/komunitas di Campalagian),” sambung mahasiswa program studi peternakan, angkatan 2018 itu.

Adapun harapan Dermawan dari terlaksananya kegiatan ini, Mahasiswa Fapetkan melalui BEM bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dan solit dengan landasan kekeluargaan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok