
Jurnalis: Alber
Unsulbar News, Majene – Pengabdian Kepada Masyarakat Dengan Program Kemitraan Masyarakat oleh Prodi Pendidikan IPA, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (26/10/2023).
Pengabdian dilakukan tim dosen ini diketuai Dr Nurhikma Ramadhana, SPd MPd, bersama anggota tim yaitu Ayu Indayanti Ismail, Ssi MSi, serta dua mahasiswa prodi Pendidikan IPA untuk membantu dalam bagian dokumentasi, dan kelengkapan lainnya guna menunjang proses berjalannya pengabdian.
Pengabdian ini adalah salah satu tri darma perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh dosen prodi pendidikan IPA, di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, berupa pembuatan teh kantong pandan wangi.
Manfaatnya untuk memberikan keterampilan bagaimana memanfaatkan daun pandan yang selama ini tidak termanfaatkan dengan baik, padahal daun pandan hijau memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia.
Program tersebut juga memberikan solusi kepada masyarakat di desa, untuk membentuk atau mengembangkan usaha kreatif sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial juga memberikan soft skills dalam pembuatan teh kantong daun pandan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Dr Nurhikma menuturkan berdasarkan riset dan literatur bahwa teh daun pandan dapat penurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol, pereda nyeri, menurunkan demam, meredakan rematik, penambah nafsu makan, mengobati panu, menurunkan gula darah dan masih banyak lagi manfaat dari daun pandan.
“Harapan saya selaku ketua tim PKM kemitraan desa ini, semoga ilmu yang telah kami berikan di desa ini bermanfaat juga dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuat teh kantong daun pandan agar usaha kreatif dan nilai ekonomi meningkat,” tutur Kaprodi Pendidikan IPA tersebut.
Namun sebelumnya, pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsulbar sudah resmi memperoleh izin operasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia dengan nomor SK: 771/E/O/2022 pertanggal 18 Oktober 2022 yang merupakan prodi baru di FKIP Unsulbar.
“Setelah terbitnya izin OP dari Kemendikbudristek dikti Prodi Pendidikan IPA ini telah terakreditasi Baik oleh BAN PT dan Prodi pendidikan IPA. Walaupun Prodi Pendidikan IPA bisa prodi baru tapi prodi ini mampu melakukan inovasi – inovasi dalam memajukan pendidikan di Sulawesi Barat khususnya dan salah satunya lagi yg telah di lakukan pengabdian kepada masyarakat di desa lapeo tentang pembuatan teh kantong daun pandan yg baik bagi kesehatan manusia,” tambahnya.

