
Jurnalis: Muhammad Rifaldi. B
Unsulbar News, Majene– Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melahirkan wajah baru setelah melakukan Musyawarah Besar (Mubes ke- VI) pada 15 -17 Mei 2024.
Mubes ke VI Badan Eksekutif Mahasiswa BEM FISIP Unsulbar mengusung tema “Rekontruksi Kader BEM FISIP yang Berkualitas” yang dilangsungkan di beberapa tempat yaitu Aula Perpustakaan, Ruang kelas Gedung B, dan Aula Tasha Center (TC).
Adapun ketua dan wakil ketua terpilih dari hasil musyawarah tersebut, Ahmad Akbar JS mahasiswa Politik 2021 sebagai ketua yang merupakan pengurus BEM FISIP dan Wakilnya Bagas Kara mahasiswa Hubungan Internasional 2022 yang merupakan kader BEM FISIP.
Sesuai Visi Misinya, Akbar akan mewujudkan BEM FISIP yang lebih berkualitas lagi. Adapun Visi dan Misi yakni, Visi : Mewujudkan Badan Eksekutif Mahasiswa yang progresif, aspiratif, sinergi dan Inspiratif. Misi : Menciptakan hubungan sinergi untuk mewujudkan Badan Eksekutif Mahasiswa yang aktif dan progresif Membangun SDM yang berkualitas untuk menunjang kemajuan Badan Eksekutif Mahasiswa BEM Fisip Unsulbar Menjalin Komunikasi yang harmonis dan sinergi kepada HMJ.
Sebagai nahkoda baru dalam menjalankan amanah, Akbar memiliki harapan besar untuk satu periode Kepengurusannya. “Besar harapan saya untuk 1 periode kedepan membawa BEM FISIP Unsulbar yang merdeka dan sinergi, merdeka dengan artian bebas mengekspresikan diri dalam pengembangkan diri namun mengedepankan adab norma, asas yang berlaku dalam masyarakat”, Ujarnya pada Unsulbar News melalui pesan.
Akbar juga menjelaskan makna Sinergi berkaitan dengan penerapan programnya. “Sinergi artinya mampu bekerja sama untuk membangun relasi dan jaringan sehingga program yang kami susun dapat berjalan sesuai dengan plan dan action”, sambungnya.
Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM sendiri merupakan tempat yang dimana sebagai rumah untuk Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) FISIP Unsulbar dalam menaungi segala aspirasi keluh kesah setiap HMJ.
Dalam menciptakan harmonisasi antara BEM dan HMJ, tentunya harus menjaga komunikasi yang baik. “Ya tentunya sering-sering berkomunikasi untuk menciptakan kebaikan dan kemajuan Lembaga itu sendiri”, ujar ketua BEM terpilih.
Wakil ketua terpilih, Bagas Kara juga merupakan ketua panitia pelaksana pada Musyawarah tersebut. Bagas mengatakan dalam pelaksanaan Mubes terjadi sedikit konflik karena adanya perbedaan persepsi. Hal tersebut juga dipengaruhi kurangnya partisipasi kader yang tidak hadir.
Sehingga, sebagai ketua panitia Bagas berharap semoga ketua yang terpilih bisa amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selama satu periode kepengurusan. “Semoga Ketua yang baru bisa mengemban amanah dengan baik”. Ucapnya pada Unsulbar News melalui pesan.
Diketahui dalam pemilihan ketua BEM FISIP Unsulbar tersebut menggunakan sistem aklamasi. Karena jumlah calon ketua yang mendaftarkan diri dan memenuhi syarat hanya satu sehingga digunakan sistem aklamasi.

