
Jurnalis : Nurul Inzana Filail
Unsulbar News, Majene – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM KMFT) Universitas Sulawesi Barat menyelenggarakan Dialog Publik dengan tema “Peran Universitas Sulawesi Barat dalam Kesiapan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia dalam Mencapai SDGs di Sulawesi Barat”.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin (05/05/2025) pukul 14.00 WITA di Lantai Gedung A Unsulbar.
Menghadirkan berbagai pemateri dari kalangan akademisi Unsulbar.
Ketua BEM KMFT, Rian BMR, hadir sebagai keynote speaker dan menyampaikan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Wakil Dekan III Fakultas Teknik, Muh Fahmi Rustam, S Kom, M T, membuka acara secara resmi dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif BEM KMFT sebagai penyelenggara kegiatan yang relevan dengan isu global.
“Berbicara tentang peran dan kesiapan kampus dalam mewujudkan SDGs tentu tak lepas dari keterlibatan semua pihak, mulai dari pimpinan kampus, para dosen, hingga mahasiswa sebagai sumber daya manusia utama. Yang terpenting adalah bagaimana kesiapan mereka dalam berpartisipasi secara aktif,” ujar Muh Fahmi Rustam dalam sambutannya.
Baca juga: Dialog Mendiktisaintek dengan Civitas Akademika, dari Tukin hingga Fasilitas Kampus Jadi Topik Bahasan
Salah satu narasumber utama, Abdi Manaf, S T, M T (Dosen Teknik Sipil Unsulbar), dalam pemaparannya menekankan pentingnya pembentukan SDGs Center di lingkungan kampus sebagai bentuk konkret kontribusi Unsulbar dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).
Ia menyatakan bahwa kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia akan lebih terarah jika kampus secara institusional terlibat dalam agenda global tersebut.
“Universitas Sulawesi Barat akan lebih siap dalam hal infrastruktur dan SDM untuk mendukung capaian SDGs jika mampu membentuk SDGs Center yang aktif dalam empat tahun ke depan, mengingat SDGs akan berakhir di tahun 2030,” terang Abdi dalam sesi diskusi.
Materi lainnya disampaikan oleh Dr Ir Imam Rohani, S T, M T, yang mengevaluasi sejauh mana kesiapan infrastruktur Unsulbar dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, A Mappa Tunru, M KP, (Dosen Ilmu Politik), membahas pentingnya evaluasi kurikulum, metode pengajaran, dan kebijakan pendidikan seperti Permendikbud No 2 Tahun 2024 sebagai jaminan hak pendidikan mahasiswa yang berkelanjutan.
Dialog ini diharapkan menjadi langkah awal yang mendorong peran aktif Unsulbar dalam peta pembangunan Sulawesi Barat yang berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara civitas akademika dan pemangku kebijakan menuju pencapaian SDGs 2030.

