Praktikum Survei Perikanan, Mahasiswa Unsulbar Kenalkan Perangkat Akustik

Mahasiswa sedang melakukan kegiatan praktikum. Foto: dokumentasi mahasiswa Perikanan Tangkap/UPA Lab Terpadu

Jurnalis: Marselino Geradus

Unsulbar News, Majene – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Perikanan Tangkap Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) telah memiliki teknologi mutakhir dalam hal penggunaan alat pengukuran khususnya survei di bidang perikanan.

Dilaksanakan pada Kamis, 1 Mei 2025 di Perairan Dermaga Taman Kota Majene, Kabupaten Majene, mahasiswa prodi Perikanan Tangkap melaksanakan kegiatan praktikum survei perikanan dengan menggunakan peralatan Hydro-acoustic.

Di bawah bimbingan dosen pengampu Zulfathri Randhi, S Pi, M Si, praktikum dengan mata kuliah teknologi akustik tersebut diikuti oleh kurang lebih 19 mahasiswa.

Hydro-acoustic merupakan suatu teknologi pendeteksian bawah air dengan menggunakan perangkat akustik (acoustic instrument), beberapa di antaranya yaitu echosounder, fishfinder, ADCP (Acoustic Doppler Current Profiler), dan SONAR (Sound Navigation and Radar). Teknologi ini menggunakan suara atau bunyi untuk melakukan pendeteksian. Sebagaimana diketahui, kecepatan suara di air berkisar 1.500 m/detik, sedangkan kecepatan suara di udara hanya 340 m/detik. Berdasarkan karakteristik suara tersebut, teknologi ini sangat efektif untuk deteksi di bawah air.

Baca Juga: Mahasiswa Unsulbar Juara 1 Kompetisi Esai Ilmiah Nasional Bidang Perikanan Tangkap

Selain itu, kegiatan praktikum ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menggunakan perangkat akustik yang umum digunakan dalam survei sumber daya ikan dan pemetaan dasar perairan.

Adapun alat akustik yang digunakan pada pelaksanaan praktikum teknologi akustik yakni Garmin FF 350 Plus dan Hybrid Echo Sounder JFC – 7050. Proses pelaksanaan praktikum dimulai dengan briefing oleh dosen pengampu, selanjutnya mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok di mana masing-masing kelompok akan diberi kesempatan untuk mengoperasikan perangkat, mengamati tampilan data, dan mencatat hasil pengamatan seperti dasar perairan, kedalaman, suhu perairan, serta menu dan fitur lainnya yang tersedia pada setiap alat.

Selama kegiatan berlangsung, dosen memberikan bimbingan secara langsung dan melakukan tanya jawab terkait penggunaan alat akustik.

Sumber: https://labterpadu.unsulbar.ac.id/

Marsel

Gen-Z yang suka belajar hal-hal baru

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok