
Jurnalis : Dhita Tiara Sukma
Unsulbar News, Majene-Mahasiswa Ners Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan program kerja praktek klinik keperawatan pada stase keperawatan komunitas dan keluarga, di Dusun Konja Selatan, Minggu (01/06/2025) pagi.
Mengusung tema “Konsumsi double protein hewani untuk mencegah anak pendek (Stunting).”
Mahasiswa profesi ners telah melakukan pendataan stunting pada dusun konja Selatan yang ditemukan sekitar 23 % di atas prafelensi stunting nasional 19%.
Ns Eva Yuliani M Kep Sp Kep An Dosen pendamping sekaligus Narasumber pada kegiatan tersebut menyampaikan alasan mengambil double protein hewani
“Dari hasil penelitian terbaru adalah salah satu cara untuk mencegah stunting pada anak balita terutama umur dibawah dua tahun adalah dengan pemberian MPASI yang double protein jadi, kami mencoba meramu double protein yang sebisanya masyarakat di desa itu mereka bisa menyediakan,” ucapnya saat diwawancara.
Selain memberikan edukasi terkait double protein mereka juga memberikan MPASI kepada setiap balita yang hadir untuk dijadikan contoh yang bisa disediakan untuk anak dalam mencegah stunting.
Baca Juga: Mahasiswa Ners Unsulbar Edukasi Remaja Konja soal SADARI dan Pencegahan Stunting
Eva Yuliani juga menyampaikan harapanya setelah selesainya penyuluhan tersebut,
“Setelah kegiatan ini, ibu ibu di dusun konja Selatan semoa bisa mempraktekkan bagaimana cara menyediakan MPASI double protein untuk mencegah anak stunting,” jelasnya saat diwawancara.
Pada kegiatan tersebut di hadiri oleh Narasumber Ns Eva Yuliani M Kep Sp Kep An, Kepala Dusun Konja Selatan, Bendahara desa, BPD, kader, serta sebanyak 24 balita yang hadir untuk penyuluhan stunting.
Koordinator lapangan, Siti Fatima Azzahra (Ners, angkatan 9) menyampaikan bahwa masyarakat sangat antusias terhadap program yang dijalankan di dusun tersebut
“Masyarakat di sini sangat mendukung dan antusias dengan program program yang kami adakan, kemudian untuk stunting ini, mungkin ada beberapa balita yang terlewatkan kami data tapi, mereka tetap datang karena antusias dengan program yang kami adakan. Dan semoga konja Selatan ini bisa keluar dari fokus stunting tersebut,” ucapnya saat diwawancara.
Editor: Nurul Inzana Filail

