
Jurnalis: Aysillah Nurul Prawidya
Unsulbar News, Majene — Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Hukum (Fisipkum) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar aksi solidaritas dengan menandatangani deklarasi Stop Genosida dan Kejahatan Kemanusiaan melalui momen Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru 2025 (PKKMB) di Gedung A Unsulbar pada Jumat (15/08/2025).
Melihat belakangan ini dunia internasional selalu disuguhkan dengan berita dan informasi terkait Genosida dan Kejahatan Kemanusiaan di berbagai belahan dunia, khususnya di Palestina.
Oleh karena itu, aksi solidaritas dengan menandatangani deklarasi Stop Genosida dan Kejahatan Manusia dilakukan sebagai bentuk respon.
Aksi deklarasi ini dibubuhi ratusan tandatangan yang dilakukan oleh seluruh civitas akademika lingkup Fisipkum Unsulbar, yakni; Pimpinan, Dosen, Tenaga Pendidik, dan Mahasiswa.
Melalui momen tersebut, diharapkan lingkungan akademik turut serta menunjukkan posisi secara tegas dan kecaman atas berbagai tindakan Genosida dan Kejahatan Manusia.
Tak hanya itu, mahasiswa baru diharapkan dapat memperoleh pemahaman dan kepekaan terhadap isu kemanusiaan di berbagai belahan dunia sebagaimana wujud dan harapan bangsa Indonesia yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yakni menolak atas penjajahan yang terjadi di muka bumi.
Dosen Wandi Abbas selaku Ketua PKKMB Fisipkum Unsulbar 2025 mengungkapkan, aksi ini adalah manifestasi dan implementasi dari slogan Pendidikan Tinggi yakni Kampus Berdampak.
“Meskipun kampanye ini bersifat kecil dan sederhana, akan tetapi diharapkan dapat memberikan sedikit impact bagi dunia internasional atas kondisi saat ini,” ujarnya.
Editor: Nurul Inzana Filail

