
Jurnalis : Meliati Tudang
Unsulbar News, Majene — Kunjungan Bupati Mamasa, Welem Sambo Langi, S E, M M, di Gedung Kembar A Unsulbar pada Selasa (12/08/2025), menjadi ruang bagi mahasiswa Mamasa untuk menyuarakan aspirasi pembangunan di Wilayah II Kabupaten Mamasa.
Dalam forum diskusi tersebut, mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa Tandalanggan Tandasau’ (KPEMTAS) menyoroti sejumlah persoalan infrastruktur dan pendidikan yang dinilai belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Sedikitnya ada lima pokok aspirasi utama yang disampaikan, yakni:
- Percepatan pembangunan jalan poros Kecamatan Nosu – Kecamatan Pana’.
- Perbaikan sarana dan prasarana UPTD SMA Negeri 1 Pana’.
- Pembangunan sekolah tingkat SMA/SMK di Kecamatan Tabang.
- Pembangunan pasar di Kecamatan Tabang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
- Percepatan pembukaan akses jalan Kecamatan Messawa – Sepang.
Menanggapi aspirasi itu, Bupati Mamasa menegaskan bahwa sebagian besar program pembangunan akan direalisasikan pada tahun 2026.
“Akses jalan Tabone – Nosu akan dikerjakan pada tahun ini, dan dilanjutkan dengan pembangunan jalan poros Nosu – Pana’ sepanjang 4 kilometer di tahun 2026,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan sekolah baru di Kecamatan Tabang dan pembenahan gedung UPTD SMA Negeri 1 Pana’ pada tahun 2026.
Ia menambahkan, pembenahan Bandar Udara Sumarorong dengan pembebasan lahan sekitar 300 meter juga masuk dalam agenda pembangunan tahun yang sama.
Adapun pembukaan akses jalan Kecamatan Messawa – Sepang masih dalam tahap survei untuk menentukan tindak lanjut pembangunan berikutnya.
KPEMTAS berharap agar aspirasi yang telah disampaikan benar-benar menjadi prioritas pemerintah.
Menurut mereka, keberhasilan pembangunan di Wilayah II akan berdampak besar pada peningkatan akses pendidikan, perekonomian, dan mobilitas masyarakat Mamasa.
Editor: Nurul Inzana Filail

