
Jurnalis: Nurul Inzana Filail
Unsulbar News, Majene – Jurusan Peternakan Program Studi Peternakan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui program DIPA Unsulbar Pengabdian Kemitraan di Desa Tandung, Kecamatan Tinambung, pada Kamis (25/9/2025).
Kegiatan yang diikuti oleh kelompok ibu-ibu Mawar tersebut mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Wanita Melalui Optimalisasi Limbah Unggas Menjadi Produk Pangan Hewani Bernilai Ekonomis untuk Meningkatkan Pendapatan di Kecamatan Tinambung.”
Tim pelaksana PKM dipimpin oleh Ruth Dameria Haloho, S Pt M Si, dosen Program Studi Peternakan Unsulbar, bersama anggota Jisril Palayukan, S Pt M Pt, serta mahasiswa peternakan: Marsh, Demetrius, Yulinda Urfani, dan Ade Suhandi.
Kegiatan ini bertujuan mengolah limbah unggas seperti ceker dan usus ayam menjadi produk pangan bernilai jual tinggi, yakni Keripik Ceker Raya dan Keripik Usus Raya.
Produk tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung mengolah ceker dan usus menjadi keripik gurih dan renyah yang memiliki nilai gizi serta potensi pasar.
Ruth Dameria Haloho menjelaskan bahwa kegiatan ini membuka wawasan masyarakat bahwa bagian tubuh unggas seperti ceker dan usus bukanlah limbah, melainkan bahan pangan kaya gizi dan bernilai ekonomi.
“Ceker ayam mengandung kolagen, kalsium, dan mineral yang baik untuk kulit dan tulang. Sementara usus ayam mengandung protein serta vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan keterampilan perempuan desa serta memperkuat ekonomi keluarga melalui produk olahan unggas yang memiliki daya saing pasar.




