Jadi Mitra KKN Tematik Literasi, Unsulbar Langsungkan Pembekalan Diikuti Ratusan Mahasiswa

Suasana Pembekalan KKN Tematik Literasi Tahun 2026 Diikuti Ratusan Mahasiswa, Sumber : Dokumentasi Pribadi\ Unsulbar News

Jurnalis: Muhammad Rifaldi. B

Unsulbar News, Majene – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) langsungkan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang ke-II Tahun 2026, di Gedung Auditorium Mini, pada Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan di hadiri Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Muhammad Nasir Badu Ph D, Ketua P2KKN, Weny Anggraini Adhisty S Kep Ns M Kep, Dosen Pembiming Lapangan (DPL) Tim P2KKN dan ratusan Mahasiswa dari berbagai Program Studi Universitas Sulawesi Barat.

Ketua P2KKN Weny Anggraini Adhisty S Kep Ns M Kep, dalam sambutannya menyampaikan sebanyak 315 mahasiswa yang mengikuti KKN Tematik Literasi Gelombang ke-II Tahun 2026, dari berbagai disiplin ilmu tersebar di 4 Kabupaten 31 Lokus Literasi dengan misi mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Mahasiswa yang terlibat pada kegiatan ini sebanyak 315 orang yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu. Seluruh peserta akan tersebar di 4 kabupaten dan 31 lokus literasi dengan membawa misi mencerdaskan generasi bangsa,” Ucap Ketua P2KKN dalam sambutannya

Turut hadir secara daring WR 1 Unsulbar Muhammad Nasir Badu Ph D, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Literasi tidak lagi sekedar kemampuan tradisional seperti membaca buku atau bebas buta huruf, melainkan Literasi telah meningkat lebih advance yaitu bagaimana masyarakat mampu memahami, memaknai dan menyaring setiap informasi.

“Literasi saat ini tidak lagi sekadar kemampuan tradisional seperti membaca buku atau bebas buta huruf (tingkat dasar). Literasi telah berkembang ke tingkat yang lebih advanced, yaitu bagaimana masyarakat mampu memahami, memaknai, dan menyaring setiap informasi yang mereka terima secara bijak,” Ucap WR 1 Unsulbar dalam Sambutannya

Lebih lanjut ia juga menyampaikan harapan bahwa program KKN ini yang bekerjasama dengan Perpusnas RI tidak hanya menjadi program yang selesai lalu di tinggalkan begitu saja, melainkan harus memiliki indikator keberlanjutan agar dampak nya betul-betul di rasa kan oleh masyarakat desa.

“Program KKN yang bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional ini diharapkan tidak menjadi program yang selesai lalu ditinggalkan begitu saja. Harus ada indikator keberlanjutan agar dampaknya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat desa,” Tutup WR 1 Unsulbar dalam sambutannya

Selanjutnya kegiatan di lanjut kan dengan pemberian materi dari beberapa narasumber diantaranya, Kepala UPA Perpustakaan Unsulbar, Thamrin S Pd M Pd (Materi Literasi) Andi Sri Rahayu Kasma S Gz M P H (Materi Satgas PPKS), Muhammad Arafat Abdullah S Si M Si (Materi Fillsofi KKN), Nur Adyla S, S T M T.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok