
Jurnalis: Muhammad Irpan
Unsulbar News, Majene — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mengukir prestasi membanggakan di ajang Sulbar Championship 1. Bertanding di gedung olahraga (GOR) Kabupaten Mamuju, pada 1–2 Agustus 2026, kontingen Unsulbar berhasil meraih 6 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu. Selasa (4/8/2026).
Dengan perolehan tersebut, UKM Pencak Silat Unsulbar dinobatkan sebagai Juara Umum II kategori dewasa atau mahasiswa. Capaian ini melampaui target awal tim yang hanya menargetkan 4 medali emas.
Diikuti 5 Provinsi dan Sejumlah Kampus
Kejuaraan Sulbar Championship 1 diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sulawesi Barat. Ajang ini mempertemukan pesilat dari berbagai perguruan tinggi dan perguruan silat se-Indonesia.
Beberapa kontingen yang hadir di antaranya Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju), UIN Alauddin Makassar, Universitas Tadulako, serta tim perwakilan IPSI dari Kalimantan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
Sebanyak empat kategori dipertandingkan, yaitu Tanding, Seni Tunggal, Seni Ganda, dan Seni Beregu. Satu kategori tambahan, Tunggal Bebas, turut dipertandingkan untuk menguji kreativitas gerak. Kejuaraan ini tidak hanya menguji kemampuan bertarung, tetapi juga keindahan teknik dan kekompakan tim.
14 Pesilat Unsulbar Tampil Maksimal
Prestasi ini dipersembahkan oleh 14 atlet Unsulbar yang tampil penuh semangat, yaitu: Muh. Fikri Hidayat, Fauzi Muhram, Nurul Shakina Asyura, Aqila Nurul Imani, Tiara, Reski Ramadani, Sagita Reski Amelia, Asifa Rizwana Rasak, Anisa, Suci Nasra, Darmawan Arjuna Putra, Aan Fiqriansyah, Putri Handayani, dan Muhammad Suhardiman RH.
Dengan raihan 6 emas, 2 perak, dan 2 perunggu, UKM Pencak Silat Unsulbar menempati posisi Juara Umum II. Posisi Juara Umum I diraih UKM Pencak Silat Unimaju, sedangkan Juara Umum III diraih SMANOR Sulawesi Tengah.
Berlatih dengan Keterbatasan
Di balik prestasi ini, ada perjuangan panjang. Selama kurang lebih 1,5 bulan, tim UKM Pencak Silat Unsulbar berlatih dengan fasilitas dan peralatan yang terbatas. Mereka bahkan menumpang berlatih di sasana milik Perguruan Tapak Suci PIMDA 181 Majene. Keterbatasan itu justru menempa mental juara. Kebersamaan, disiplin, dan tekad kuat menjadi kunci mereka tampil maksimal di kejuaraan.
Ketua UKM Pencak Silat Unsulbar, Muhammad Suhardiman RH, bersyukur atas pencapaian timnya,
“Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Saya bersyukur atas pencapaian luar biasa UKM Pencak Silat Unsulbar dengan 6 medali emas, 2 medali perak, 2 medali perunggu, serta gelar Juara Umum II Tingkat Dewasa/Mahasiswa. Ini adalah hasil kerja keras tim, semangat juang, dan dukungan keluarga besar Universitas Sulawesi Barat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan akhir, dan akan menargetkan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.
“Kami percaya ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan menuju prestasi yang lebih besar. Target kami selanjutnya adalah meraih Juara Umum I di tingkat regional maupun nasional,” tegasnya.
Ia berharap UKM Pencak Silat Unsulbar terus menjadi organisasi yang solid, menjunjung sportivitas, disiplin, dan kekeluargaan, serta menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Unsulbar.
Sulbar Championship 1 menjadi bukti bahwa Sulawesi Barat memiliki bibit-bibit pesilat tangguh yang siap bersaing di level lebih tinggi. Dengan semangat bahwa juara adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan kebersamaan, UKM Pencak Silat Unsulbar siap melangkah membawa nama Unsulbar ke pentas yang lebih gemilang.
Editor: Siti Nanda Cahya Al Qadri

