
Lab. GibaHI Unsulbar/sumber foto:panitia GibaHI
Jurnalis: Jayading A
Unsulbar News, Majene – Laboratorium Hubungan internasional (lab HI) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali menggelar GibaHI series-8 bahas Dinamika Great power di selat Hormuz, berlangsung di Laboratorium Hubungan internasional pada, Senin (14/09/2026).
Kegitan ini mengusung tema “Rivalitas AS-Tiongkok Di jalur Strategis: Dari Selat Hormuz Hingga Laut Cina Selatan”. Tujuannya untuk mendiskusikan isu geopolitik di era saat ini dan di moderatori oleh Tinggi Marojahan Sinaga S Hub Int M A
GibaHI merupakan salah satu program kerja tahunan laboratoriun Hubungan internasional Unsulbar yang menjadi wadah ruang diskusi terkait isu Hubungan internasional (HI) yang mudah dipahami oleh banyak disiplin ilmu.
Selain menghadirkan narasumber internal kegiatan ini juga menghadirkan narasumber eksternal dari Negara Iran Prof Dr Qasem Muhammadi seorang Researcher, Scholar, and edukator in islamic philosophy.
Dari unsur internal menghadirkan Wakil dekan II Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Hukum (Fisipkum) Unsulbar, Danar Hafidz Adi Wardhana S IP M SI Juga sebagai dosen dari program studi hubungan internasional.
Dalam pemaparan materi dari prof Dr Qasem Muhammadi, moderator menyimpulkan ” Selat Hormuz bagaikan nuklir Iran. dampaknya besar Dan bahkan berbahaya untuk Dunia, salah satu contoh dampaknya adalah terhambatnya ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagain Negara khususnya Indonesia”.
“Indonesia dapat belajar Dari Iran. Cara untuk bertahan Dari berbagai gempuran great power Dan sanksi ekonomi tanpa harus bergantung pada satu kekuatan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari Koordinator Laboratorium Hubungan internasional sekaligus Moderator pada kegiatan ini, Tinggi Marojahan Sinaga S Hub Int M A ia berharap laboratorium (lab) Hubungan Internasional (HI) Bisa Jadi wadah untuk belajar dan sharing terhadap isu-isu HI,
semoga kedepannya semakin banyak menyediakan kegiatan-kegiatan serupa di masa depan, “tutupnya”.
Melalui kegiatan ini besar harapan untuk seluruh mahasiswa yang hadir khususnya seluruh mahasiswa hubungan internasional bisa mempunyai kesempatan lagi untuk belajar langsung dari Pemateri internasional maupun Nasional dan bisa cross check info tentang isu-isu internasional.
Editor: Nurzahira

