Tuntut Hak, Mahasiswa Beri Waktu 2 Bulan

Gambar : Wakil Rektor I Dr. Muhammad Saad, MA saat menanggapi tuntutan aksi aliansi mahasiswa peduli Unsulbar di gedung rektorat Unsulbar, Majene

Jurnalis : Mardiwansyah

Editor : Arifuddin

Unsulbar News, Majene :  Sekelompok mahasiswa yang mengklaim dirinya sebagai aliansi mahasiswa peduli Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) melakukan demonstrasi di halaman gedung rektorat Unsulbar, Senin (18/9). Aksi puluhan mahasiswa ini dikawal oleh kepolisian resort Majene. Dalam selembaran yang dibagikan kepada mahasiswa dan masyarakat, tertuang 5 tuntutan yakni pengadaan ruangan dan kursi tanpa janji, pembangunan WC di kampus baru secepat mungkin, transparansi pengelolaan anggaran dan statuta akademik, tuntaskan pembangunan jalan ke kampus baru serta pengadaan perpustakaan kampus Unsulbar.

Para demonstran yang dipimpin oleh Ibnu Hattab tidak dapat bertemu rektor Unsulbar ihwal rektor masih dalam keadaan berkabung atas meninggalnya istri beliau pada hari Sabtu (16/9) di Jakarta. Namun, para demonstran ditemui oleh wakil rektor satu (WR 1) Dr. Muhammad Saad, M.A. untuk menjawab aspirasi mereka.

Mediasi dilakukan secara terbuka, WR 1 menandatangani sebuah surat pernyataan aksi aliansi mahasiswa peduli Unsulbar berisi ke-5 tuntutan yang diajukan. Dalam surat itu demonstran memberikan waktu 2 bulan kepada pihak rektorat untuk mengindahkan tuntutan yang mereka layangkan, dan apa bila dalam tenggat waktu ditentukan tuntutan tersebut belum diindahkan, maka mereka mengancam akan kembali melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok