Dinas Perhubungan Janjikan Jalur Angkutan Umum Dari dan Menuju Kampus Baru Unsulbar

Gambar : Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Majene, H. Mikhtar memberikan penjelasan kepada mahasiswa yang berunjuk rasa

Jurnalis : Aco Husain

Editor : Mardiwansyah

Unsulbar News, Majene. Kamis, 21 Desember 2017, jurnalis Unsulbar News  berhasil menemui Kepala Dinas  Perhubungan (Dishub) Kabupaten Majene, H. Mikhtar di Kantor Bupati Majene di sela-sela aksi damai yang digelar oleh Aliansi Lembaga Mahasiswa Unsulbar. Di pertemuan tersebut, H. Mikhtar menjanjikan akan segera meresmikan jalur angkutan umum (pete-pete, red.) secepat mungkin.

“Saya telah mengadakan rapat dengan berbagai pihak termasuk dengan supir pete-pete. Dan Alhamdulillah, saat ini setidaknya ada sekitar 5 supir pete-pete yang bersedia melayani penumpang dari dan menuju kampus baru Unsulbar di Parang-Parang,” tutur H. Mikhtar.

Adapun persiapan terkini yang sedang dilakukan oleh pihak Dishub adalah survei jalur yang memungkinkan untuk dilalui angkutan umum roda empat. Sebab, setidaknya ada 2 jalur yang dapat dilalui kendaraan roda empat menuju kampus baru. Dan Dishub harus memastikan terlebih dahulu tingkat keamanan jalur tersebut sebelum meresmikan menggelar peresmian jalur baru tersebut.

Baca : Jalan Menuju Kampus Baru Rusak, Tanggung Jawab Siapa?

“Saat ini pihak Dinas Perhubungan sedang melakukan survei lokasi untuk melihat jalur mana yang paling memungkinkan untuk dilalui oleh pete-pete. Sebab ini menyangkut keselamatan berkendara, apa lagi ini angkutan umum. Olehnya, ke depan jika ada bagian jalan yang rusak, akan segera kami kordinasikan ke Dinas PU untuk proses perbaikannya,” ungkap Kepala Dishub yang baru saja di lantik Bulan Oktober lalu.

Selain itu, H. Mikhtar juga menyebutkan terkait proses pengadaan bus kampus untuk Unsulbar. Dimana pengadaan bus tersebut berasal dari dana hibah Kementerian Riset, Teknologi dan Pengguruan Tinggi (Kemeristekdikti) dan bekerjasama dengan pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

“Saya sudah menandatangani surat permohonan kepada Gubernur Sulawesi Barat untuk proses pengadaan 4 bus kampus untuk Unsulbar. Selanjutnya akan dikordinasikan langsung oleh pihak pemerintah provinsi kepada Kemenristekdikti. Semoga permohonan tersebut disetujui agar mahasiswa Unsulbar memiliki bus sendiri,” tutur M. Mikhtar.

Hanya saja, mahasiswa masih harus sedikit bersabar, sebab proses perbaikan jalan yang akan menjadi jalur baru tersebut harus menunggu rancangan APBD 2018 sedangkan pengadaan bus kampus juga masih harus menunggu proses kordinasi ke pihak pusat.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok