Pembukaan Mubes Himapro Kehutanan Unsulbar, Ketua Prodi beri Apresiasi

Gambar : Peserta terlihat antusias saat mengikuti pembukaan Mubes Himapro Kehutanan Unsulbar di Kampung Baru, Polewali Mandar

Penulis : Dewi Anjarwati

Editor : Muh Taufan Amir

Unsulbar News, Majene . Pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) Himpunan mahasiswa Prodi Kehutanan (Himapro) Fakultas Pertanian dan Kehutanan PC. Sylva Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang dilaksanakan pada  Selasa, 20 Februari 2018, di kampung Baru, Polewali Mandar berjalan hikmat dan lancar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh dosen kehutanan  Daud Irundu S,Hut. M.Hut,yang mewakili ketua prodi kehutanan, Gubernur  Bem Fakultas Pertanian Dan Kehutanan Rahman Basri, Gubernur Bem Fisip , Abdul Malik dan para Peserta Anggota Himapro kehutanan PC. Sylva Unsulbar.

Di dalam sambutannya, Ketua panitia Marwita menjelaskan bahwa antusias panitia sangat terlihat. “Semangat teman-teman panitia di dalam melakukan penggalangan dana untuk kegiatan ini, seperti menjual kasippi, gantungan Kunci, dodol, kripik pisang dll. Saya berharap kepada teman-teman untuk tetap semangat melaksanakan mubes ini, dan semoga kegiatan mubes ini dapat berjalan dengan lancar sampai akhir kegiatan” tegas Marwita.

Kepada jurnalis Unsulbar News, Daud Irundu yang juga Dosen kehutanan tersebut mengungkapkan rasa bangga dan paresiasi atas pelaksanaan Mubes Himapro ini. “Saya sangat bangga antusias adik-adik di dalam menjalankan mubes ini, tapi mungkin perlu pengembangan dan dapat disusun dengan rapi agar lebih banyak yang ikut berpartisipasi”.

Selain itu, dirinya berharap melalui lembaga Himapro dan Pc. Sylva peningkatan kapasitas mahasiswa dalam berlembaga dapat memberi sumbangsi yang baik untuk prodi kehutanan baik itu dalam hal akademik  maupun Eks Akademik  dimana lembaga dapat berjalan beriringan dengan akademik. “ Yang terpenting management waktu mahasiswanya yang harus diatur dengan baik” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok