Gambar: Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar melakukan peletakan batu pertama pembangunan 20 ruang kuliah Unsulbar, Kamis (2/8).
Jurnalis: Masdin Editor: Mardiwansyah
Unsulbar News, Majene. Gubernur Provinsi Sulawesi barat (Sulbar) Ali Baal Masdar (ABM) mengunjungi kampus baru Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) yang berlokasi di Parang-parang, Kamis (02/08). Gubernur didampingi Rektor Unsulbar Akhsan Djalaluddin MS, Dandim 1401 Majene Letkol Inf Rahman, Bupati Majene Fahmi Massiara, Kapolsek Majene, serta beberapa tamu lainnya.
Dalam kunjungannya ABM melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan 20 ruang kelas perkuliahan. Pembangunan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah Provinsi Sulbar. Total bantuan tersebut yakni Rp. 3.106.100.000 yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulbar.
Mantan Bupati Polewali Mandar itu menilai meskipun bukan kewenangan Pemerintah provinsi (Pemprov), jika tidak diperhatikan maka Unsulbar hanya akan menjadi nama saja, karena melihat kondisi negara sekarang. “Kami (Pemprov) bicara dengan DPR kami dan beliau (DPR) setuju untuk membantu Unsulbar,” ungkapnya kepada Unsulbar News.
Rektor menilai pembangunan 20 ruangan dari Provinsi ditambah lagi 20 ruangan dari dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Unsulbar yang sekarang sedang berlangsung jika dioptimalkan mampu menampung 4.000 mahasiswa dan ditargetkan rampung akhir tahun ini, ditambah lagi akan membangun aula dalam waktu dekat.
Sementara akses ke kampus baru, Bupati Majene membantu menyediakan jalan setapak dari Lino Maloga dan membantu pembebasan lahan lebih dari 1 kilometer sepanjang jalan utama.