
Penulis: Jumadi Abdi
Unsulbar News, Majene – Dalam kehidupan, tidak semua orang akan menyukai atau memiliki pandangan yang sama terhadap kita, sebaik apa pun sikap yang kita tunjukkan. Karena itu, kita tidak perlu terlalu memikirkan penilaian orang lain dan sebaiknya lebih fokus pada diri sendiri.
Keinginan untuk disukai dan diterima orang lain merupakan hal yang wajar. Namun, hal tersebut bisa menjadi masalah ketika kita terus mengubah diri hanya demi mendapatkan pengakuan dan penerimaan dari orang lain.
Tanpa disadari, kita sering enggan berkata “tidak” karena takut mengecewakan orang lain, atau menahan pendapat karena khawatir dianggap berbeda. Padahal, memiliki batasan, pendirian, dan pilihan sendiri bukan berarti menjadikan kita orang yang buruk.
Di kalangan mahasiswa, keinginan untuk diterima dalam pertemanan dan dianggap mudah bekerja sama sering membuat seseorang mengikuti keputusan kelompok, meskipun memiliki pandangan berbeda. Padahal, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dan tidak perlu selalu dihindari.
Berhenti mencari penerimaan dari semua orang bukan berarti kita boleh bertindak sesuka hati. Kita tetap harus menghargai orang lain, menjaga sikap, dan bertanggung jawab atas tindakan. Namun, penilaian orang lain tidak seharusnya menjadi ukuran utama dalam menentukan nilai diri kita.
Pada akhirnya, yang terpenting adalah menjalani hidup dengan jujur dan bertanggung jawab, bukan mengejar penerimaan dari semua orang. Kita boleh menerima kritik dan belajar dari orang lain tanpa harus kehilangan jati diri.
Hidup akan melelahkan jika terus ditentukan oleh penilaian orang lain. Kita tidak dapat mengatur pandangan mereka, tetapi bisa memilih sikap dan cara menjalani hidup. Karena itu, cukup menjadi pribadi yang baik tanpa harus kehilangan diri sendiri.
Editor: Siti Nanda Cahya Al Qadri

