
Jurnalis: Elka Fadillah, Nurul Inzana Filail
Unsulbar News, Majene — Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) terus menguatkan semangat kreativitas mahasiswa melalui penyelenggaraan Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang digelar secara hybrid pada Jumat (16/05/2025) di Aula Teater Gedung A Unsulbar, mulai pukul 09.30 WITA.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim Pokja PKM Unsulbar sebagai upaya pembinaan dan pematangan proposal mahasiswa agar siap bersaing pada ajang PKM 2025 dan menghadirkan narasumber utama, Prof Andi Dian, S Si, M Si, Ph D, Apt, yang menyampaikan materi secara virtual.
Acara dibuka secara daring oleh Rektor Universitas Sulawesi Barat, Prof Dr Muhammad Abdy, S Si, M Si, dalam sambutannya beliau menyampaikan harapannya agar tahun ini ada tim dari Unsulbar yang berhasil lolos hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), mengingat lokasi penyelenggaraan PIMNAS 2025 cukup dekat, yakni di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
Ketua Tim Pokja PKM Unsulbar, Haeruddin Hafid, S E, M M, dalam pelaporannya menyampaikan bahwa tahun ini terjadi lonjakan partisipasi mahasiswa dalam program PKM.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini tercatat sebanyak 132 proposal telah masuk ke Tim Pokja.
Adapun rinciannya meliputi 47 proposal PKM Riset Eksakta (RE), 19 proposal PKM Riset Sosial Humaniora (RSH), 19 proposal PKM Kewirausahaan, 18 proposal PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PM), 4 proposal PKM Penerapan Iptek, 8 proposal PKM Karsa Cipta, 4 proposal PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (GFK), 3 proposal PKM Video Gagasan Konstruktif (VGK), dan 10 proposal PKM Artikel Ilmiah.
“Namun hingga saat ini, masih belum ada proposal masuk untuk kategori PKM Karya Inovatif (KI). Ini mungkin karena mahasiswa belum begitu familiar dengan skema tersebut,” ujarnya.
Baca Juga: Tim Pokja PKM Unsulbar Gelar Webinar PKM 2025, Dorong Mahasiswa Lebih Siap Hadapi PIMNAS
Haeruddin juga mendorong para mahasiswa untuk terus meningkatkan semangat berkompetisi.
“Ayo kita bangkit bersama, menyusuri jalan kompetisi hingga mencapai puncak-puncak prestasi,” tegasnya.
Sesi utama diisi oleh pemaparan Prof Andi Dian yang membahas secara menyeluruh mulai dari kebijakan terbaru PKM, karakteristik tiap skema, hingga strategi menyusun proposal yang berkualitas dan berpeluang lolos pendanaan.
Sebagai bentuk apresiasi, Prof Andi juga membedah langsung 10 proposal mahasiswa tercepat yang hadir secara luring dan memberikan masukan secara konstruktif.
Sebagai tindak lanjut kegiatan, Tim Pokja PKM Unsulbar juga akan menggelar coaching intensif proposal yang akan berlangsung di Lab Terpadu Unsulbar pada 17–18 Mei 2025.
Dalam wawancara bersama Kru Unsulbar News, Ketua Pokja menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan proposal mahasiswa agar berpeluang lebih besar menembus pendanaan hingga ke PIMNAS.
“Tim Pokja juga berinisiatif mengadakan coaching intensif untuk proposal-proposal PKM yang akan berlangsung selama dua hari di Lab Terpadu Unsulbar. Tujuannya agar proposal yang diajukan nanti bisa berpeluang lolos PIMNAS,” ungkapnya.
Dengan semangat kolaboratif dan dukungan penuh dari tim pembina, Universitas Sulawesi Barat terus berkomitmen membina mahasiswa dalam menciptakan karya inovatif dan berdampak melalui ajang PKM.
Editor: Nurul Inzana Filail

