
Suasana kegiatan Karantina Goes to Campus. Sumber foto: Unsulbar News
Penulis: Nur Intang
Unsulbar News, Majene – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sulawesi Barat mengedukasi 200 mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melalui program Karantina Goes to Campus di Aula Teater Unsulbar pada, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kesadaran generasi muda dalam menjaga kelestarian sumber daya alam hayati.
Kepala BKHIT Sulawesi Barat Mudakir SE menyampaikan bahwa pemahaman mahasiswa sangat krusial untuk mencegah ancaman yang dapat merusak ekonomi dan ekosistem daerah. Ia mencontohkan, wilayah Sulawesi Barat saat ini masih berstatus bebas dari penyakit mematikan Lumpy Skin Disease (LSD) pada sapi, sebuah kondisi yang harus dipertahankan bersama.
“Menjaga kelestarian ini butuh sinergi. Perlu peran serta dari semua lapisan, mulai dari masyarakat, mahasiswa, hingga pelaku usaha,” tegas Mudakir dalam acara yang juga menjadi rangkaian peringatan Hari Karantina ke-149 tersebut.
Selain edukasi, hubungan BKHIT Sulawesi Barat dan Unsulbar telah terjalin erat melalui program magang. Tercatat, lebih dari 100 mahasiswa Unsulbar telah melaksanakan magang di instansi tersebut. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat segera dilegalkan melalui Nota Kesepahaman (MoU).
Guna mendukung keterlibatan masyarakat dan akademisi secara praktis, BKHIT Sulawesi Barat juga menyediakan Klinik Ekspor sebagai fasilitas konsultasi bagi mereka yang ingin mempelajari prosedur dan peluang ekspor hayati.
Editor: Nurzahira
