
Penulis : Julaeha
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majenen. Dihadapan para anggota Komisi II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Rektor Akhsan Djalaluddin presentasikan rencana pengembangan Unsulbar, Jumat (21/02/2020) siang.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan bagaimana perkembangan dan arah pembangunan Unsulbar ke depan.
Direncanakan Unsulbar akan menbangun jalan akses, laboratorium terpadu, ruang pola, gedung perkulihan, asrama dan gedung rektorat.
Namun kampus Merah Maroon itu sulit berkembang dibanding Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) lainnya, salah satu faktornya berdasarkan keterangan Akhsan adalah sengketa lahan.
Dimana dari 29 Hektare tanah yang berlokasi di kampus Padang-padang, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur itu, 14 Hektar diantaraya merupakan lahan sengketa.
Akhsan juga menyinggung gedung yang mangkrak agar bisa dilanjutkan pembangunannya.
“Anggarannya sudah dua kali dibatalkan, tapi kita akan mempercepat proses pembangunannya, akhir tahun ini insya Allah sudah bisa difungsikan kembali.” paparnya.
Rektor Unsulbar dua periode tersebut berharap dengan hadir dalam rapat dengar pendapat bersama anggota dewan, dapat membantu pembebasan lahan guna percepatan pembangunan kampus.
