
Jurnalis: Jurlian
Unsulbar News, Majene– Bank Indonesia (BI) adakan sosialisasi kebanksentralan, cinta bangga paham rupiah dan Qris, sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) program beasiswa bank Indonesia antara Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dengan BI, di ruang teater Unsulbar. Kamis, (06/06/2024).
Pantauan kru unsulbar news, kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Unsulbar Prof Dr Muhammad Abdy S Si M Si, dalam sambutannya mengatakan, ungkap rasa terima kasih kepada BI.
“Saya amat berterima kasih kepada bank Indonesia untuk program beasiswa yang sudah sekian tahun ada di Unsulbar membantu mahasiswa,” tuturnya sebelum membuka acara kegiatan
Ia juga mengatakan bawah tiap tahun kuantitas penerimaan mahasiswa terus bertambah, dan ia berharap kedepannya masih kuotanya bisa ditambahkan lagi.
Gandeng Tiga Pemateri
Materi sesi pertama, dalam hal ini dipaparkan salah satu pegawai BI Kardawi, menjelaskan bahwa dalam mencetak rupiah tidaklah sembarang.
“Pihak BI itu tidak serta Merta mengeluarkan dan mencetak, oh ini uang 20 milyar sebarkan kemasyarakat, oh tentu tidak, tidak serta merta seperti itu,” ucapnya diiringi candaan
Lebih lanjut ia katakan, rupiah sendiri disalurkan berdasarkan kegiatan ekonomi masyarakat.
“Mengapa ada uang rupiah yang disalurkan ke masyarakat, karena berdasarkan kegiatan ekonomi masyarakat itu sendiri,” kata Kardawi.
Pemateri kedua, dalam hal ini Firman Bahari menjelaskan tentang apa itu QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
“QRIS itu adalah sebuah standar kode QR yang digunakan di Indonesia untuk memfasilitasi berbagai transaksi keuangan dan non-keuangan,” tuturnya sambil membaca power point.
Ia juga menjelaskan bahwa Qris merupakan hasil yang dikembangkan bi dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).
“Jadi teman-teman, Qris itu dikembangkan oleh bank Indonesia yang bekerjasama dengan asosiasi sistem pembayaran indonesia,” jelasnya.
Masih sesi materi, dalam hal ini pemateri ketiga yakni Ahmad, menjelaskan bahwa BI buka. Hanya sekedar bank dan berbeda dengan Bank Umum.
“Bank Indonesia ini beda dengan bank-bank lain yang ada di Indonesia, karena bank Indonesia adalah bank sentral yang mana pusat dari bank-bank yang ada di Indonesia,” tutur Ahmad.
BI juga merupakan salah satu lembaga negara yang independen.
“Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen,” sambungnya.
Dirangkaikan dengan penandatanganan PKS
Diketahui Ceremonial Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut sebelumnya telah disepakati ini, sebagai perpanjangan kerjasama beasiswa bank Indonesia dengan universitas Sulawesi Barat.
Pantauan jurnalis, penandatanganan PKS yang dilakukan oleh Universitas Sulawesi Barat, ditandatangani langsung oleh Rektor Unsulbar Prof Dr Muhammad Abdy S Si M Si dengan BI yang wakili oleh Kepala perwakilan BI provinsi Sulawesi barat Gunawan Purbowo.

