
Jurnalis: Risman Saputra
Unsulbar News, Majene- Unit Riset dan Publikasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar workshop strategi penulisan dan publikasi artikel pada jurnal internasional bereputasi.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam menyusun serta mempublikasikan artikel ilmiah. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom, pada Sabtu (29/8/2026).
Pada workshop kali ini, menghadirkan dua narasumber pertama, Dr Baso yang juga merupakan Kepala Program Studi (Kaprodi) Bioteknologi, memaparkan materi tentang strategi penyusunan manuskrip yang kuat dan publishable.
Ia juga menjelaskan cara menemukan dan mengomunikasikan research gap, novelty, dan kontribusi ilmiah, hingga penyusunan judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil penelitian, serta teknik academic writing.
Di sisi lain, materi kedua dibawakan oleh dosen Matematika, Dr Asrirawan. Ia menjelaskan tentang ekosistem pengindeks jurnal seperti Scopus dan Web of Science, sistem kuartil, CiteScore atau SCImago Journal Rank (SJR), Journal Impact Factor, strategi journal matching, hingga verifikasi jurnal untuk menghindari jurnal predator.
Penyampaian materi dilakukan melalui format workshop interaktif dengan memadukan pemaparan materi, diskusi, studi kasus, dan bedah manuskrip. Metode tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami materi sekaligus melihat penerapannya dalam proses penulisan artikel ilmiah.
Ketua Panitia Kegiatan, Musrifah Tahar, S Si M Si mengatakan workshop tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk memahami strategi penulisan artikel ilmiah yang memenuhi standar jurnal internasional bereputasi.
“Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan strategi penulisan serta publikasi artikel ilmiah agar dapat menembus jurnal internasional,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memahami karakteristik manuskrip yang kompetitif untuk jurnal internasional bereputasi, termasuk tahapan submission, proses editorial, peer review, revisi, hingga acceptance.
“Meningkatnya budaya publikasi ilmiah yang terencana, etis, dan berorientasi pada kualitas juga menjadi salah satu hasil yang diharapkan dari pelaksanaan workshop,” tutur Musrifah.
Workshop ini merupakan salah satu upaya FMIPA dalam mendorong penguatan kapasitas publikasi ilmiah di lingkungan akademik.
Setelah pelaksanaan workshop, dosen dan mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas dan berpeluang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.
Editor: Siti Nanda Cahya Al Qadri

