Hadiri PPKMB Unsulbar, Gubernur Sulawesi Barat Sampaikan Orasi Ilmiah 

Gubernur Sulawesi Barat Dr H Suhardi Duka M M menyampaikan orasi saat PKKMB Unsulbar. Sumber Foto: Unsulbar News/Zahira

Jurnalis: Serlia Turu Allo

Unsulbar News, Majene – Gubernur Sulawesi Barat Dr H Suhardi Duka M M menghadiri PKKMB Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) 2025, berlangsung di ruang Aula Auditorium Mini pada selasa (12/08/25).

Dalam orasinya, Gubernur Suhardi Duka menekankan bahwa siapa pun bisa menjadi pemimpin—selama dibarengi dengan pengetahuan, keterampilan, dan integritas.

Ia mengenang jejak langkahnya, mulai dari latar belakang sederhana hingga menerima pendidikan di Universitas Hasanuddin dan akhirnya meraih gelar doktor di Universitas Airlangga.

“Seorang pemimpin harus mempunyai kualifikasi yang baik, salah satunya melalui pendidikan. Pendidikan tertinggi adalah Doktor,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan enam tantangan dan peluang masa depan yang akan dihadapi oleh mahasiswa:

  1. Demokrasi dan Sumber Daya Manusia
    Indonesia tengah menikmati bonus demokrasi yang diperkirakan berakhir sekitar tahun 2035, sehingga penting mempersiapkan generasi unggul yang mampu mempertahankan momentum tersebut.
  2. Ketimpangan Kualitas Pendidikan
    Masih terjadi disparitas antara perguruan tinggi di Pulau Jawa dan daerah. Pemerintah Sulbar berupaya menutup kesenjangan dengan memberikan beasiswa kepada 1.000 mahasiswa, termasuk 100 mahasiswa UNSULBAR.
  3. Kesiapan Mental dan Penyakit Menular
    Dibutuhkan investasi besar dalam pendidikan dan advokasi untuk menyiapkan mental generasi muda menghadapi tantangan kesehatan dan krisis.
  4. Ekonomi dan Industri
    Sulbar terus mengurangi ketergantungan pada ekspor komoditas, serta memaksimalkan peluang ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis budaya dan alam.
  5. Lingkungan dan Teknologi
    Tantangan seperti kenaikan muka air laut, krisis air bersih, konflik lahan, dan otomatisasi teknologi menuntut kesiapan dari sisi sumber daya manusia dan infrastruktur digital.
  6. Sosial Budaya
    Polarisasi politik dan maraknya hoaks menjadi ancaman nyata; nilai inklusivitas dan budaya harus diperkuat sebagai modal diplomasi dan sektor pariwisata.

Gubernur menyampaikan harapan besar agar para mahasiswa bisa terus belajar dari pengalaman dan pendidikan formal, serta memulai kariernya dengan integritas.

“Proses yang kalian jalani hari ini akan membawa kalian ke titik yang kalian tuju – jangan berhenti belajar dan terus jaga integritas,” ujarnya menutup orasi.

Editor: Nurul Inzana Filail

Nurul Inzana Filail

Just call me Iyun. Meet me on Instagram @iyunniee_

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok