
Jurnalis: St. Mulkia Nasira
Editor: Masdin
Unsulbar News, Majene. Gedung rektorat Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) yang berlokasi di jalan Prof. Dr. Baharuddin Lopa, S.H Lingkungan Talumung, Kab. Majene, Prov Sulawei Barat dibanjiri massa sejak pukul 10:00 WITA, Senin (17/09/18).
Massa tersebut merupakan Aliansi Persatuan Perjuangan Mahasiswa Unsulbar (APPMU) yang turun menuntut beberapa hal sehubungan dengan dinamika kampus . Meski dikawal ketat oleh pihak kepolisian dari Polres Majene, namun keadaan sempat memanas antara pihak mahasiswa dan aparat kepolisian, aksi saling dorong antara polisi dan mahasiswa mengakibatkan pecahnya kaca di pintu masuk gedung.
Setelah di konfirmasi kepada Jendral lapangan (Jenlap), Sugeng Abriyanto sapaanya menuturkan bahwa kekacauan yang terjadi diakibatkan adanya beberapa okmun yang tidak diundang memperkeruh suasana dan di luar dari bagian aksi damai yang mereka lakukan. “Saya bisa mengatakan ada beberapa orang yang menyelundup, mendorong dari belakang sehingga timbulnya keos (kacau),” tuturnya
Selain itu, penyegelan rektorat diakukan oleh peserta aksi hingga tuntutan dari APPMU ditindaki. “Kami akan tetap berdiri di rektorat, sampai tuntutan kami terealisasi, minimal 60% tuntutan kami terpenuhi,” ungkapnya lagi.

