Kolaborasi Dosen Unsulbar dan Unasman Tingkatkan Produksi Ikan Nila Sistem Bioflok

Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dan Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman)kolaborasi dalam melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar, Senin 14 Oktober 2024/Foto: Dokumentasi Pribadi

Jurnalis: Riska

Unsulbar News, Majene – Kolaborasi dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dan Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) melaksanakan pengabdian masyarakat, Program Kemitraan Masyarakat (PKM), Senin 14 Oktober 2024.

Program pemberdayaan dilakukan di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini  melibatkan dosen terdiri dari Dahniar, SP, M.Si (Unsulbar), Fajriani, S.ST.Pi, MP (Unsulbar) dan Abd Jamal, SP, M.A.P (Unasman).

Dalam kegiatan pengabdian ini melaksanakan bimbingan teknis pada kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN), dalam rangka peningkatan produksi ikan nila dengan sistem bioflok di Desa Kunyi.

Dahniar dalam keterangan kepada Unsulbar News, Senin (21/10), pada kegiatan pengabdian ini meraka turut melibatkan tiga mahasiswa, yaitu Andi Wisnu Surya Ningrat, Haspianti dan Hasbi HS.

Adapun mitra yaitu Kelompok Pembudidaya ikan nila POKDAKAN di Desa Kunyi, kata Dahniar sebagian besar anggotanya menggeluti usaha budidaya ikan nilai yang telah  dilakukan selama ini dengan cara yang konvensional.

“Permasalahan yang dialami kelompok tani adalah dalam aspek manajemen produksi dan manajemen pemasaran,” ujarnya sebagai kelemahan para anggotanya kelompok usaha tersebut yang merupakan mitra dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan permasalahan inilah, maka oleh tim pengabdian masyarakat yang merupakan kolaborasi dari dosen Unsulbar dan Unasman tersebut memberikan solusi, dengan memberikan bimbingan teknis terkait aspek manajemen produksi dan manajemen pemasaran.

“Pada aspek produksi tim pengadian memberikan bantuan peralatan berupa kolam bulat diameter tiga, mesin pompa air dan blower yang digunakan oleh mitra dalam meningkatkan produksi usahanya,” terang Dahniar.

Lebih lanjut, masih kata Dahniar bahwa teknologi bioflok yang diterapkan dalam kegiatan ini sebagai upaya dalam peningkatan produksi ikan nila dimana dalam bioflok ini disamaping dapat meningkatakan produksi, juga dapat menghemat biaya pakan. Sehingga produktivitas dan produksi ikan nila dapa meningkat  baik dari kuantitas maupun kualitas.

“Pada aspek pemasaran dilaksanakan oleh tim pengabdian diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman kepada mitra tentang upaya pemasaran melalui promosi melalui marketplace secara online dan distribusi produk ke pedagang pengepul,” terang dosen Fakultas Pertanian Unsulbar  tersebut.

Lewat kegiatan program kemitraan masyarakat ini, Dahniar sebagai ketua tim program kegiatan ini mengharapkan mampu memfasilitasi perkembangan usaha mitra dalam budidaya ikan nila dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Dan juga di masa yang akan datang Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Polewali Mandar dapat berkostribusi sebagai penyangga pangan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN),” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok