
Jurnalis : Masdin
Unsulbar News, Majene – Tim program Kedaireka Matching Fund Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mengadakan Kuliah Tamu di Ruang Lecturer Theater, Gedung Kembar, Rabu 14 Desember 2022.
Kuliah tamu dengan tema ‘Waste Water Treatment secara Biologi’, dengan pembicara dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Juang Jaya Putra Telaumbanua, S T. Praktisi DLHK Polman ini memiliki berbagai sertifikasi dan pengalaman di bidang sistem mutu dan lingkungan.
Kuliah tamu diawali sambutan sekaligus pembukaan acara kegiatan oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsulbar, Dr Umar, M Pd. Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa sejumlah lebih dari 150 orang.
Dr Umar dalam sambutannya, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan akan lebih membuka cakrawala para mahasiswa terkait bagaimana keadaan nyata di kalangan masyarakat. Sehingga ini akan menjadi bekal dalam upaya para mahasiswa beraktualisasi dan berinovasi menerapkan ilmu pengetahuannya kelak.
Senada, Ketua Tim Kedaireka Matching Fund Unsulbar, Mufti Hatur Rahmah menyampaikan bahwa pengetahuan yang diperoleh mahasiswa selayaknya tidak terbatas hanya yang diperoleh di ruang kuliah, tapi begitu luasnya pengetahuan dan keterampilan yang mereka bisa dapatkan.
“Sebanyak-banyaknya dapat mereka peroleh dari para praktisi yang memiliki banyak pengalaman nyata di lapangan dan para mahasiswa juga berhak mendapatkan pengetahuan mengenai keterampilan dan pengalaman tersebut,” tuturnya kepada Unsulbar News (20/12).
Lebih jauh Mufti menjelaskan kegitan ini merupakan salah satu capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yaitu Praktisi mengajar di dalam kampus dari Unsulbar (IKU 4). Dimana sebelumnya tim Kedaireka Matching Fund Unsulbar yang merupakan dosen juga melakukan programnya di Kabupaten Polman (IKU 3) dan produk hasil kerjanya digunakan oleh masyarakat setempat (IKU 5).
Pada program tersebut pula, ikut dilibatkan mahasiswa dalam berbagai tahapan kegiatan didalamnya (IKU 2) dengan metode pembelajaran kolaboratif dan partisipatif (IKU 7) berbasis tugas proyek yang kemudian produk hasil proyeknya dipamerkan dan disosialisasikan demo kerjanya kepada masyarakat di kabupaten Polman.
Antusias peserta kegiatan sangat besar yang menambah kesuksesan acara ini, ditunjukkan dari banyaknya respon pertanyaan sebagai bentuk keminatan terhadap materi yang dipaparkan.

