Memahami ‘Melodi Mesaloa Dipatuo’, Tema Milad ke-4 Pandaraq Unsulbar

Ketua umum Pandaraq Unsulbar, Rasa Wulan S Kep/Foto: Unsulbarnews-Ishak

Penulis : Ester Lita Sareong
Editor : Shelynda Trifebriani Nursalam

Unsulbar News, Majene – Mengusung tema “Melodi Mesaloa Dipatuo”, milad Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Pandaraq, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) ke-4 tahun di Food Court Assamalewuang, Sabtu (4/12/2022) malam.

Terlihat antusiasme dari anggota Seni Pandaraq mengikuti rangkaian milad ini. Begitupun dengan ketua umum, Rasa Wulan S Kep, terlihat gembira melihat kemeriahan kegiatan ini.

Kepada Unsulbar News, Wulan sapaannya, mengungkapkan bahwa tema Melodi Mesaloa Dipatuo diambil dari nuansa seni dan budaya yang merupakan dasar UKM Seni Pandaraq, nuansa seninya terletak pada kata Melodi dan nuansa budayanya diambil dari kepanjangan Melodi yaitu dalam bahasa Mandar ‘Mesaloa Dipatuo’.

“Mesaloa Dipatuo ini semacam doa yaitu satu suara sebagai alasan kita hidup, satu kata dan satu bunyi. Kata ini sangat tercermin pada Pandaraq, yakni kita hidup karena Pandaraq dan Pandaraq yang menyatukan kita,” tuturnya.

Jadi milad Pandaraq kali ini lebih memaknai kepada bersatunya Pandaraq dimana semua harapan-harapan tertutur dalam Mesaloa Dipatuo. Tercermin pula dari kerjasama yang baik selama ini, dimulai dari anggota dan pencapaian Pandaraq yang sangat luar biasa.

“Kualitas dari UKM Pandaraq, saya melihatnya tahun ini ada peningkatan, kita bisa lihat dari prestasi-prestasi yang telah ditorehkan dalam skala Nasional salah satunya Festival Teater se-Indonesia dan masuk dalam nominasi pemeran terbaik pria,” lanjutnya.

Tema Mesaloa Dipatuo sangat mencerminkan UKM Seni Pandaraq dimana hal-hal kecil seperti kerjasama tim dan persembahan penampilan pada Milad ini sangat memukau, hidupnya Pandaraq karena kesatuan yang mereka berikan dengan tulus.

Walaupun pada keterangannya, Rasa Wulan sebentar lagi selesai dari masa kepemimpinannya. Ia menambahkan bahwa kedepan hal-hal ini tidak pudar dari Pandaraq selalu memberikan yang terbaik. Selain itu perlunya kekompakan yang lebih terjalin dengan baik, sehingga Pandaraq menjadi UKM yang lebih maju.

“Tentunya saya memiliki harapan yang tinggi, yaitu prestasi-prestasi dari UKM Seni Pandaraq dapat membawa nama baik kampus dan melalui tema Milad kali ini, Mesaloa Dipatuo dapat menjadi motivasi teman-teman Pandaraq semua,” tutupnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok